Suzuki Minta Keputusan Pajak Nol Persen Untuk Mobil Baru Dipercepat

Suzuki Minta Keputusan Pajak Nol Persen untuk Mobil Baru Dipercepat Suzuki Ertiga

KabarOto.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar 0% atau pemangkasan pajak kendaraan bermotor (PKB). Cara ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah masa pandemik Covid-19.

Sampai saat ini, usulan tersebut masih dikaji oleh Kementerian Keuangan. Entah kapan akan diputuskan. Industri otomotif menunggu akan hal itu. Karena konsumen menunggu keputusan tersebut, untuk bisa mendapatkan mobil yang harganya lebih murah 40% dari kondisi normal.

Baca Juga: Pasca PSBB, Suzuki Pastikan Suku Cadang Aman

"Dengan wacana yang terlalu lama bisa menunda pembelian di kendaraan penumpang," terang Donny Saputra selaku 4 W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Saat kondisi susah, posisi sales juga semakin susah, karena konsumen banyak yang menunggu keputusan tersebut. "Jika wacana berlarut-larut, bisa membuat susah produsen mobil," ungkap Donny.

Sementara itu, kendaraan komersial PPNBM-nya 0%, menurut Donny jika orang membeli kendaraan komersial, karena mereka butuh untuk menopang bisnisnya. Sebanyak 45% jualan Suzuki diakui olehnya dari kendaraan penumpag. Suzuki Masih berharap untuk 0 persen ini, agar kendaraan penumpang bisa terdongkrak penjualannya.

Beberapa waktu lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, masih akan mengkaji. "Kita tiap kali ada ide seperti ini, dikaji dalam. Kemenkeu selalu terbuka dengan ide-ide itu," ujar Donny dalam video virtual beberapa waktu lalu.

Namun, Kemenkeu akan jaga konsistensi kebijakannya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu menegaskan, pembebasan pajak akan segera dirilis keputusannya. "Permintaan otomotif bebaskan pajak dan segalanya, we are looking into that," terang dia dalam diskusi virtual. Pihaknya akan mempelajari, dan berharap keputusan bisa diambil dalam waktu singkat.

Baca Juga: Ikuti PSBB Jilid 3, Suzuki Kurangi Produksi Hingga 50 Persen

Febrio menambahkan, banyak aspek yang harus dilihat pemerintah sebelum memberikan pembebasan pajak. Dia mengambil contoh, apakah pembebasan pajak bisa mengangkat penjualan mobil dalam negeri, sehingga berdampak pada perekonomian nasional.