TAF Syariah Tawarkan Pembiayaan Kendaraan Dengan Tenor Flat, Bro!

TAF Syariah Tawarkan Pembiayaan Kendaraan Dengan Tenor Flat, Bro! Pembiayaan sistem syariah dinilai pihaknya lebih membuat konsumen tentram dalam bertransaksi (Foto: Kipli)

KabarOto.com - Di awal tahun 2012 lalu, Toyota Astra Financial Services (TAF) sempat menggaungkan salah satu produknya yakni TAF Syariah. Meski perjalanannya selama beberapa tahun terakhir tak selalu signifikan untuk masalah profit, namun di tahun 2018 ini justru mengalami lonjakan hingga 2 kali lipat, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Tri Wahyudi, Business Unit Head TAF Syariah pun langsung angkat bicara dihadapan para wartawan terkait peningkatan profit perusahaannya itu. "Pertumbuhannya memang kebetulan tak terlalu 'kencang' di awal, namun di tahun ini terjadi hal yang sebaliknya, bahwa kita bisa 'pede' akan achieve target sebelum tutup tahun," ungkapnya di gedung TAF, Jakarta Selatan Kamis (22/11/2018).

Baca Juga: Mobil Jadul Daihatsu Berkeliaran Di Acara Balad 2018, Ini Tanggapan APM

Menurutnya, banyak pihak yang tahun ini berbondong-bondong beralih dari sistem konvensional ke sistem syariah, karena dinilai lebih tentram dalam bertransaksi tanpa embel-embel di belakangnya dan juga kesadaran masyarakat yang kini sudah mulai tumbuh dengan hal-hal yang berbasis syariah.

"Contoh keuntungan yang ditawarkan sistem ini adalah akad Murabahah, misalnya bertransaksi dengan tenor Rp 100 ribu, maka sampai akhir tenor pun tarif tetap flat di angka Rp 100 ribu dan tidak ada pihak kita yang tiba-tiba menaikkan margin atau angsurannya, jadi sama-sama tentram," bebernya.

Angka peminat paling tinggi menurut data TAF Syariah adalah kota Surabaya yang disusul dengan Bandung, "Padahal di Surabaya hanya ada 2 outlet tapi mereka penyumbang terbanyak konsumen TAF Syariah. Per hari ini, kalau dihitung dari aset awal kita Rp 50 milyar dan sekarang sudah Rp 196 milyar," ujar Tri Wahyudi.

Selain itu, TAF pun mengklaim bahwa produk ini sudah mendapat pengesahan secara resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Target tahun ini kita 750 unit atau Rp 134 milyar, dan Alhamdulillah di Oktober kemarin kita udah masuk di 663 unit atau Rp 124 milyar, ya tinggal Rp 10 milyar lagi yang Insya Allah 2 bulan ini tutup target," pungkasnya.

Baca juga: Gokil! Toyota Trueno Ini Ditawar Rp 1,7 Miliar