Tahun 2020 Penjualan Daihatsu Xenia Terus Menurun

Tahun 2020 Penjualan Daihatsu Xenia Terus Menurun Daihatsu Xenia

KabarOto.com - Pandemik Covid-19 memberi dampak pada industri otomotif. Sejak kuartal pertama 2019 lalu, seiring dengan penetapan PSBB total pada Maret sampai April 2020, penjualan kendaraan roda empat turun sangat drastis.

Di awal Juni 2020 lalu, dilonggarkannya PSBB, sudah mulai meningkat. Biasanya, Low MPV seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia selalu memuncaki penjualan. Namun sejak tahun 2019 lalu, dua APM yang boleh dibilang saudara ini mencatatkan penurunan.

Baca Juga: Daihatsu Sigra Masih Jadi Tonggak Penjualan

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & CR Division Head PT Astra Daihatsu Motor menuturkan, segmen low MPV itu tahun 2019 turun, hanya 22% sampai 23% menguasai market Indonesia. "Tahun 2020 ini mengalami penurunan, komposisinya tinggal 13% sampai 16%, mengalami penurunan hingga 6%," ujarnya.

Daihatsu Sigra

Segmen ini menurut Hendrayadi total market mengalami penurunan yang cukup besar, karena pembelian mobil oleh konsumen juga turun.

Lalu siapa yang membeli mobil saat Pandemik Covid-19? Hendrayadi menuturkan, jika dilihat, Maret sampai Agustus lalu, ada dua orang yang membeli mobi, pertama benar-benar butuh kendaraan, untuk digunakan saat Pandemik, karena tidak mau naik anggkutan umum.

"Yang kedua mereke benar-benar secara financial siap, boleh dikatakan punya uang," tambahnya. Dan, selain itu, mereka membeli mobil segmen 7 seater dari Daihatsu Xenia, menjadi Daihatsu Sigra (LCGC).

Baca Juga: Daihatsu Gran Max Di Jepang Ganti Nama, Menjadi Mazda Bongo

Terjadi perpindahan segmen saat dari low MPV ke LCGC, karena Hendrayadi menilai, harga mobil tersebut lebih murah dari Daihatsu Xenia. "LCGC kan harganya terjangkau dari Xenia, alhamdulillah kita masih punya Sigra," tutup Hendrayadi.