Tak Lagi Bergantung Pada Impor, Indonesia Sudah Swasembada Pengadaan Mobil

Tak Lagi Bergantung pada Impor, Indonesia Sudah Swasembada Pengadaan Mobil Produksi mobil di sebuah pabrik

KabarOto.com - Kendaraan roda empat atau mobil banyak digunakan oeh masyarakat seluruh dunia, termasuk Indonesia. Mobil menjadi alat transportasi yang bisa melindungi dari panas dan hujan. Mobil bukan lagi menjadi kendaraan mewah, karena banyak Agen pemegang merek (APM) yang menjual mobil dengan harga seratus jutaan.

Bahkan, saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang memproduksi mobil, untuk kebutuhan dalam negeri dan juga ekspor ke mancanegara. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menjadi wadah bagi industri otomotif nasional.

Baca Juga: Efek PPnBM Nyaris Stabilkan Penjualan Otomotif Tanah Air, Ini Kata Gaikindo

Gaikindo pun berkomitmen, untuk membuat Indonesia menjadi negara yang swasembada (mandiri) dalam pengadaan mobil, tidak bergantung pada impor.

Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo menyatakan, terhitung sejak tahun 2019 lalu, sebanyak 1,1 juta unit mobil sudah terjual di Indonesia. Dari angka tersebut, sebanyak 1.030 juta mobil buatan lokal terjual, sementara itu sekitar 70.000 unit impor dan 3.000 unit melakukan ekspor ke berbagai negara.

"Ini akan kami pertahankan terus," terang Johannes Nangoi, Rabu (14/07/2021). Indonesia, diyakini Nangoi akan menjadi basis industri dan ekspor. "Kita akan menjadi basis industri dan ekspor," terangnya.

Baca Juga: Ini Kata Gaikindo Soal Relaksasi PPnBM

Meski ke depan, peta otomotif akan berubah, kendaraan yang tadinya menggunakan bahan bakar minyak, beralih ke hybrid, plug in hybrid atau electric, negara ini akan menjadi industri yang kuat, dan bisa swasembada. "Indonesia akan swasembada pengadaan mobil," tambahnya.