Teknik Berkendara Motor Off-road Yang Baik

Teknik Berkendara Motor Off-road yang Baik Coaching clinic tim Safety Riding Promotion (SRP) PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani sebelum menggunakan kendaraan offroad CRF150L (Ahmad Djainudin)

KabarOto.com - Saat ini masih banyak pengguna motor off-road belum memahami dengan benar safety riding yang benar. Pada dasarnya aturan safety riding antara motor on-road dan off-road memiliki kesamaan, namun untuk beberapa poin ada sedikit perbedaan.

Tim Safety Riding Promotion (SRP) PT Wahana Makmur Sejati, saat kegiatan off-road bersama jurnalis, Rabu (25/4/2018) di Pagedangan, Serpong, berbagi cara safety riding yang benar.

Baca Juga: Ini Harapan Wahana terhadap 53 SMK Binaan

kabarOto

Untuk lebih lanjut, simak tata cara menggunakan kendaraan off-road dari tim Safety Riding Promotion (SRP) Wahana berikut yang diberikan Agus Sani, Head Training Safety Riding Promotion Wahana kepada kabarOto.

kabarOto

Sebelum berkendara off-road sebaiknya lakukan dan perhatikan beberapa hal di bawah ini.

A. Pemeriksaan Sepeda Motor

. Bahan bakar
. Oli
. Air radiator
. Busi
. Saringan udara
. Rantai
. Drive chain slider
. Ban
. Kopling
. Rem
. Suspensi
. Lampu
. Baut-baut

B. Lakukan Pemanasan Tubuh

. Leher
. Lengan
. Pergelangan tangan
. Perut dan pinggang
. Punggung
. Paha
. Betis
. Pergelangan kaki

Setelah melakukan pengecekan dan melakukan pemanasan, sebaiknya lakukan hal di bawah ini.

A. Mengenal Lintasan

. Jalan datar dan kering
. Jalan pasir
. Jalan lumpur
. Jalan berbatu
. Sungai atau genangan air

B. Teknik Berkendara

. Postur berkendara duduk
. Postur berkendara berdiri
. Postur berkendara berbelok ke-kanan
. Postur berkendara berbelok ke-kiri
. Postur berkendara menanjak
. Postur berkendara menurun
. Pengereman dasar
. Pengereman dengan perpindahan gigi
. Menikung di jalan datar
. Menikung dengan bermanuver

kabarOto

Selain cara dan teknik sebelum menggunakan kendaraan off-road di atas, tim SRP Wahana juga memberikan beberapa poin yang harus diperhatikan ketika berkendara di medan off-road di bawah ini.

Poin pertama, berkendara pada medan apa pun sangat dibutuhkan ketenangan, dengan cara mencari informasi terlebih dahulu mengenai medan yang akan dilalui.

Poin kedua, perhatikan untuk tidak berkendara sambil menginjak rem, karena akan membuat ban menjadi licin (goyang).

Poin ketiga, gunakan gigi 1 bila melintasi jalan menanjak untuk mendapatkan torsi motor maksimal, jangan menggunakan setengah kopling.

Point keempat, selalu perhatikan posisi duduk, untuk medan off-road posisi duduk menjadi salah satu hal penting dalam menentukan keselamatan.

"Misalnya pada jalan menanjak yang curam usahakan untuk berdiri dan badan menumpu atau condong ke depan, juga bila menghadapi jalan menurun sebaiknya posisi duduk lebih condong ke belakang untuk menghindari motor terbalik dan menimpa pengendara."

Poin kelima, buka lebar siku tangan untuk mendapatkan handling pada kendaraan lebih leluasa, dan ditambah posisi tangan yang kuat agar kendaraan tetap stabil ketika digunakan di medan off-road.

Point keenam, ikuti kontur jalan dan jangan dilawan.

Point ketujuh, usahakan ban depan berada di jalur yang benar untuk memudahkan menjaga keseimbangan, (ikuti jalur yang sudah ada, jangan mencoba membuat jalur sendiri karena lebih berisiko).

Selanjutnya, apabila motor terjatuh sebaiknya langsung matikan kontak mesin atau bisa menekan kontak on/off, selain untuk keamanan cara ini berguna untuk merestart bank angle sensor yang dimiliki oleh Honda CRF150L.

Terakhir, selamatkan tubuh terlebih dahulu ketika terjadi crash (jatuh). "Contohnya, bila terjatuh sebaiknya lepaskan motor jangan ditahan, hal ini berfungsi untuk mencegah risiko luka lebih serius dan menghindari tubuh tertindih kendaraan."

Lakukan cara dan teknik safety riding di atas, untuk keamanan ketika menjelajah medan offroad. "Perhatikan tekanan ban saat akan melakukan offroad, bila dirasa ban terlalu kencang sebaiknya kurangi tekanan ban, agar kendaraan berjalan nyaman dan tidak terlalu licin (goyang)," pungkas Agus Sani.

kabarOto