Terungkap! Ini Alasan Suzuki Batal Rekrut Jorge Lorenzo

Terungkap! Ini Alasan Suzuki Batal Rekrut Jorge Lorenzo Jorge Lorenzo (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Europe)

KabarOto.com- Keputusan Suzuki Ecstar menunjuk Joan Mir sebagai pembalap anyar untuk musim MotoGP 2019 dibandingkan Jorge Lorenzo dinilai sebagai sebuah pilihan yang tepat. Hal itu diungkapkan langsung oleh Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio kepada Crash.Net.

Usai kabar masa depannya di Ducati yang telah di ujung tanduk menyeruak, Lorenzo langsung digosipkan tengah menjalani proses negosiasi dengan Suzuki. Namun tak berselang lama usai MotoGP Italia di Mugello, Lorenzo memastikan dirinya akan membela Repsol Honda untuk musim depan. Sementara Suzuki dipastikan merekut Joan Mir dari tim Marc VDS Racing (Moto2) sebagai pengganti Andrea Iannone yang bertandem dengan Alex Rins.

Sempat dianggap gosip belaka, negosiasi antara Lorenzo dan Suzuki pun akhirnya diakui Brivio benar-benar terjadi. Pria Italia ini mengaku menjalani diskusi panjang dengan manajer pribadi Lorenzo, Albert Valera. Meski begitu, Brivio akhirnya yakin proyek dengan Mir lebih menjanjikan untuk jangka panjang.

Baca Juga: Gantikan Iannone, Suzuki Resmi 'Tarik' Joan Mir

"Opsi menggaet Jorge cukup serius dan menarik, tapi kami lebih suka proyek Joan, mungkin karena mempertimbangkan masa depan. Jika menggaet rider seperti Jorge, mungkin Anda bisa menang sejak awal. Tapi pertimbangan kami menunjukkan Joan akan jadi proyek yang lebih baik. Peluang menggaet Joan juga memengaruhi strategi kami. Ini peluang bagus," ujar Brivio, dilansir Crash.Net, Sabtu (23/06).

Selain itu, Brivio mengakui pihaknya tak ingin merekrut Lorenzo hanya karena pengoleksi lima gelar juara dunia itu terpaksa pindah ke Suzuki. Brivio menyatakan bahwa salah satu faktor penting dalam menggaet pembalap adalah yang bersangkutan harus benar-benar ingin bergabung dengan Suzuki sepenuh hati.

Baca Juga: Rossi Terkejut Lorenzo Pilih Gabung Honda

"Kami mengobrol panjang dengan Joan dan kami menyukainya. Yang paling penting, ia sangat ingin datang ke Suzuki. Ia punya pilihan ke Honda, tapi baginya Suzuki opsi terbaik. Salah satu strategi kami adalah selalu merekrut pembalap yang ingin datang ke Suzuki, bukan pembalap yang terpaksa datang ke Suzuki hanya karena tak punya opsi yang lain," tutupnya.