KabarOto.com – Tim KabarOto berkesempatan menjajal BAIC BJ30 HEV 1.5T (DHT) varian FWD Lite, yang merupakan model dasar dari lini BJ30.
Pengujian dilakukan dalam kondisi real, yakni menyusuri jalur arus mudik dari Tangerang menuju Jawa Tengah, tepatnya hingga gerbang Tol Kalikangkung, dengan total jarak tempuh lebih dari 400 km.
Baca Juga: BAIC Bakal Boyong Ragam Model Arcfox dan X1 Tahun Ini ke Indonesia
Rute panjang ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai performa, kenyamanan, hingga efisiensi bahan bakar dari SUV hybrid asal Tiongkok tersebut, terutama saat digunakan dalam kondisi perjalanan jarak jauh khas mudik Lebaran, yang identik dengan kondisi lalu lintas variatif, mulai dari padat hingga lancar di jalan tol.
Mesin Responsif
BJ30 HEV 1.5T (DHT) FWD dibekali mesin A156T2H-H1 yaitu 4 silinder dan berkapasitas 1.500 cc, yang dipadukan dengan motor listrik. Dengan tenaga mencapai 155 dk dan torsi 235, sedangkan dari baterai (hybrid) adalah 174 dk dan torsi sebesar 315 Nm.
Secara kombinasi, tenaga dengan motor listrik yang dihasilkan mencapai 329 dk dengan torsi puncak sebesar 550 Nm, angka yang tergolong sangat besar untuk sebuah SUV di segmen ini, sedangkan transmisi adalah DHT.
Karakter tenaga yang dihasilkan terasa instan sejak putaran bawah, berkat kontribusi motor listrik yang langsung memberikan dorongan torsi tanpa jeda. Hal ini membuat akselerasi awal terasa ringan, bahkan saat mobil diisi penuh penumpang dan barang bawaan khas perjalanan mudik.
Baca Juga: Modifikasi BAIC BJ40 Plus Tampil Gagah di IIMS 2026
Saat melaju di jalan tol, performanya tetap terjaga dengan baik. Perpindahan tenaga dari motor listrik ke mesin bensin berlangsung halus tanpa terasa mengganggu. Respons pedal gas juga cukup presisi, sehingga pengemudi bisa dengan mudah mengatur kecepatan, baik saat cruising maupun ketika membutuhkan akselerasi tambahan untuk mendahului kendaraan lain.
Dengan kombinasi tenaga besar dan karakter responsif tersebut, BJ30 Hybrid memberikan rasa percaya diri tinggi selama perjalanan jarak jauh.
Suspensi Empuk & Stabil
Dari sisi kaki-kaki, BJ30 HEV 1.5T (DHT) FWD mengusung suspensi full independen, dengan MacPherson strut di depan dan multi-link di belakang. Konfigurasi ini umumnya digunakan untuk menunjang kenyamanan sekaligus menjaga stabilitas kendaraan.
Selama pengujian, karakter suspensinya terasa cenderung empuk saat melibas berbagai kontur jalan. Getaran dari permukaan jalan yang tidak rata, seperti sambungan beton atau lubang kecil di tol, mampu diredam dengan baik tanpa menghasilkan bantingan yang keras ke dalam kabin.
Baca Juga: BAIC BJ30 HEV Punya Tiga Varian, Diperkenalkan di IIMS 2026
Menariknya, meskipun memiliki setelan yang nyaman, stabilitas tetap terjaga dengan baik. Saat melaju dalam kecepatan tinggi di jalan tol, bodi mobil tidak terasa limbung berlebihan. Mobil tetap anteng dan memberikan rasa aman, bahkan ketika harus melakukan manuver ringan seperti pindah jalur secara cepat.
Perpaduan antara kenyamanan dan kestabilan ini menjadi salah satu nilai plus utama BAIC BJ30 HEV 1.5T (DHT) FWD, terutama untuk penggunaan perjalanan jauh yang membutuhkan durasi berkendara panjang.
Konsumsi BBM Cukup Irit
Dalam perjalanan panjang ini, efisiensi bahan bakar menjadi salah satu aspek penting yang diuji oleh tim KabarOto. Setelah menempuh jarak total 455 km, tim akhirnya tiba di gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, dengan catatan konsumsi BBM mencapai 16,1 kpl.
Angka tersebut tergolong irit, mengingat kondisi lalu lintas selama perjalanan didominasi kemacetan, dengan kecepatan rata-rata hanya sekitar 45 kpj. Dalam situasi seperti ini, sistem hybrid bekerja cukup optimal dengan memaksimalkan peran motor listrik, sehingga konsumsi bahan bakar tetap terjaga.
Baca Juga: BAIC BJ40 Plus Raih Posisi Kedua Terbaik di IRRA 2025
Selain itu, karakter stop and go yang cukup sering ditemui selama arus mudik justru menjadi salah satu kondisi ideal bagi sistem hybrid untuk bekerja lebih efisien. Transisi tenaga yang halus antara motor listrik dan mesin bensin juga turut berkontribusi dalam menjaga efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara.
Hasil ini menunjukkan bahwa BJ30 Hybrid tidak hanya menawarkan performa besar, tetapi juga efisiensi yang tetap kompetitif untuk penggunaan jarak jauh di kondisi nyata.
Fitur Impresif Meskipun Base Model
Meski berstatus sebagai varian dasar atau FWD Lite, BJ30 HEV 1.5T (DHT) tetap menawarkan fitur yang tergolong lengkap di kelasnya. Bahkan untuk ukuran base model, kelengkapan fitur yang diberikan sudah cukup impresif dan menunjang kenyamanan berkendara jarak jauh.
Di bagian kabin, jok depan sudah dilengkapi pengaturan elektrik yang memudahkan pengemudi dan penumpang dalam mendapatkan posisi duduk ideal. Sistem hiburan juga tampil modern dengan layar head unit berukuran 14,6 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital 10,25 inci, memberikan tampilan yang futuristis sekaligus informatif.
Untuk konektivitas, mobil ini sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, sehingga memudahkan integrasi smartphone selama perjalanan. Selain itu, tersedia juga kamera 360 derajat yang sangat membantu saat parkir maupun bermanuver di ruang sempit.
Dari sisi keselamatan, kendaraan ini juga telah dibekali fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang meningkatkan keamanan selama berkendara, terutama di kondisi lalu lintas padat seperti arus mudik.
Baca Juga: BAIC Indonesia Siapkan BJ30 7-Seater sebagai
Dengan harga Rp 529 Juta, mobil ini mampu mengkombinasikan fitur yang lengkap dan membuktikan bahwa varian dasar sekalipun tetap mampu memberikan pengalaman berkendara yang modern, nyaman, dan aman.
Secara keseluruhan, BAIC BJ30 HEV 1.5T (DHT) FWD Lite mampu menghadirkan paket yang seimbang antara performa, kenyamanan, efisiensi, dan fitur. Hal ini membuatnya layak dipertimbangkan sebagai kendaraan untuk perjalanan jarak jauh, termasuk kebutuhan mudik dengan berbagai kondisi jalan yang dinamis.
Spesifikasi
| Properti | BAIC Indonesia |
| Model | BJ30 HEV 1.5T (DHT) FWD Lite |
| Harga | Rp 529 Juta |
| Dimensi | Panjang 4.730 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.790 mm |
| Sumbu Roda | 2,820 mm |
| Mesin | 4 Silnder dan berkapasitas 1.500 cc |
| Baterai | 1,67 kWh |
| Tenaga & Torsi Mesin | 155 dk & 235 Nm |
| Tenaga & Torsi Listrik | 174 dk & 315 Nm |
| Transmisi | DHT |
| Penggerak | Roda depan |
| Suspensi | MacPherson strut (depan) & multi-link (belakang) |
| Rem | Cakram (depan & belakang), ABS |
| Pelek & Ban | 19 Inci, 235/60 R19 |
| Konsumsi BBM | 16,1 kpl |
| Rute Pengujian | Gading Serpong - Tol Cikampek - Tol Cikopo Palimanan - Tol Pejagan Pemalang - Tol Kalikangkung (455 Km) |

