Tiga Cara Kemenhub Cegah Pemanasan Global

Tiga Cara Kemenhub Cegah Pemanasan Global

KabarOto.com - Kendaraan ramah lingkungan kini mulai digunakan di hampir seluruh negara dunia. Salah satunya kendaraan listrik, Pemerintah Indonesia percaya bisa menekan polusi udara yang ada di kota-kota besar Indonesia.

Kementerian Perhubungan, salah satu yang konsisten mendorong institusi pemerintah pusat dan daerah menggunakan kendaraan listrik. Kemenhub berusaha mencegah terjadi pemanasan global dengan melakukan tiga upaya pendekatan, yaitu pencegahan, pergeseran dan peningkatan. Ketiganya diharapkan bisa menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca di sektor transportasi.

Baca Juga: Lewat Jembatan Timbang, Kemenhub Perketat Truk ODOL

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pendekatan pencegahan dilakukan dengan mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di perkotaan. Konsep ini menurut dia akan menciptakan ekosistem transportasi massal transit yang terintegrasi. Selain itu juga bisa menumbuhkan komunitas pejalan kaki dan pesepeda. Dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat untuk menjalani hidup sehat.

Pendekatan kedua menurut dia yang harus dilakukan adalah pergeseran, dapat dilakukan dengan cara mengoptimalkan kapasitas dan kualitas layanan transporasi umum perkotaan. Di antaranya memberikan subsidi transportasi massal perkotaan dengan skema buy the services, di sektor transportasi jalan.

Ketiga pendekatan yang dilakukan peningkatan, melalui pemanfaatan teknologi untuk mendukung peningkatan kinerja transportasi. Contohnya menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum berbahan bakar non-fosil seperti, kendaraan listrik berbasis baterai, teknologi surya, dan bahan bakar nabati.

"Pemanfaatan kendaraan listrik menjadi salah satu implementasi kebijakan upaya penurunan emisi yang telah menjadi kebijakan nasional," terang Budi Karya Sumadi. Kementerian yang dia pimpin saat ini sudah memulai dengan menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas.

Tergetnya, sampai akhir tahun 2021 nanti, sebanyak 26 unit kendaraan listrik telah digunakan sebagai kendaraan dinas di Kementerian Perhubungan. Selain itu, sebanyak 43 unit lagi akan dipesan, untuk para pejabat di kantor pusat.

Baca Juga: Kemenhub Dorong Pemerintah Daerah Gunakan Kendaraan Listrik Untuk Kegiatan Dinas

Jumlahnya, menurut Budi akan terus bertambah. Dia berharap, penggunaan kendaraan dinas listrik, bisa diikuti oleh kementerian dan Lembaga lain, agar berkontribusi mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.