Tinggalkan Bensin Timbal, Pertamina: Masyarakat Jawa Barat Makin Sadar Lingkungan

Tinggalkan Bensin Timbal, Pertamina: Masyarakat Jawa Barat Makin Sadar Lingkungan

KabarOto.com - PT Pertamina (Persero) melalui Regional Jawa Bagian Barat mencatat rata-rata konsumsi harian produk BBM jenis Premium (RON 88) di tiga kota mengalami penurunan yang cukup signifikan. Sebaliknya, tercatat peningkatan konsumsi produk Perta Series.

"Hal ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi, untuk menerapkan penggunaan energi yang lebih bersih guna meningkatkan kualitas udara dan lingkungan," ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan.

Bogor, tercatat pada Senin (4/1), konsumsi Premium turun hingga 49% atau sekitar 31 kilo liter (kl) dari konsumsi normal harian yakni 64 kl. Sama halnya dengan Kota Depok, konsumsi Premium turun hingga 75% atau lebih dari 80 kl, dari konsumsi normal harian 116 kl. Sedangkan di Kota Sukabumi, Pertamina turut mencatat penurunan konsumsi Premium di angka 55% atau sekitar 14 kl dibandingkan konsumsi harian normal 26 kl.

Baca Juga: Sah! Pertamina Mandalika SAG Team Rangkul Bo Bendsneyder Dan Thomas Luthi

Adapun BBM jenis Pertalite di Kota Bogor dan Depok meningkat hingga sekitar 7% dari konsumsi normal harian yaitu lebih dari 600 kl. Sedangkan konsumsi Pertamax (RON 92) meningkat 9% dari konsumsi harian normal sekitar lebih dari 200 kl.

Produk Pertamax Turbo (RON 98) turut mengalami peningkatan sebesar 35% dari konsumsi normal harian yaitu hampir 8 kl. Sedangkan di Kota Sukabumi, angka konsumsi Pertamax pada Senin (4/1) turut memperlihatkan peningkatan sekitar 5% dari konsumsi harian normal yaitu lebih dari 20 kl.

“Sebagai bagian dari rangkaian Program Langit Biru untuk menciptakan lingkungan sehat, Pertamina melanjutkan Program Pertalite Harga Khusus, sehingga konsumen dapat merasakan performa Pertalite dengan harga Rp 6.850 per liter, lebih rendah Rp 800 dari harga normal. Terutama karena di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi banyak terdapat angkutan umum kota yang melayani masyarakat bermobilisasi,” jelas Eko.