Tips Berkendara Di Jalan Tol, Pengemudi Perlu Siapkan 3 Hal Berikut!

Tips Berkendara di Jalan Tol, Pengemudi Perlu Siapkan 3 Hal Berikut! Ilustrasi mobil melaju di jalan tol (Foto: Daihatsu)

KabarOto.com - Pada acara Daihatsu Week 2022, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menggelar sesi talkshow bertema "Safety in Highway" dengan mengundang 4 komunitas, yakni Terios Rusch Club Indonesia (Teruci), Terios Indonesia (T-ID), All New Rush Terios Indonesia (Alert!), dan Terios Club Indonesia (TCI).

Dalam talkshow ini, membahas sekaligus meningkatkan persiapan para pengemudi ketika akan berkendara menempuh perjalanan jauh melewati rute Jalan Tol agar berkendara jadi aman, nyaman, dan menyenangkan.

Sony Susmana selaku Senior Instructure Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) mengatakan bahwa kondisi dan medan Jalan Tol memiliki karakteristik berbeda dengan jalanan dalam perkotaan.

"Jalan Tol memiliki medan halus, relatif panjang dan tidak berliku, sehingga cenderung ‘memancing’ pengendara untuk tancap gas tanpa menghiraukan batas kecepatan kendaraan," jelasnya.

Baca juga : Tips Menjaga Bodi Mobil Tidak Berkarat Dan Berjamur

Diskusi safety riding bersama Sony Susmana

Ada 3 persiapan untuk pengemudi sebelum memasuki jalan tol, pertama persiapan fisik pengemudi, di mana pengemudi harus tidur cukup minimal 7 jam sebelum berkendara untuk meminimalisir kelelahan saat di jalan tol. Kedua, pengecekan mobil untuk kelayakan berkendara jarak jauh, seperti pengecekan tekanan angin, ketebalan ban, kondisi mesin, dan hal penting lainnya. Ketiga, pemilihan rute dan waktu keberangkatan, karena berkendara siang atau malam, memiliki kondisi tantangan yang berbeda bagi pengendara.

Ketika berkendara, beberapa aspek lain terkait keselamatan di jalan Tol juga perlu diperhatikan mulai dari batas kecepatan, etika menggunakan lajur kanan dan lajur kiri, menjaga jarak aman, dan keharusan beristirahat setelah berkendara selama 3 jam.

Saat beristirahat di fasilitas rest area di jalan tol, pengendara juga dapat melakukan senam ringan agar dapat menyegarkan otot, syaraf dan otak, sehingga peredaran darah dan oksigen lancar kembali guna melanjutkan perjalanan dengan kondisi fisik optimal.

Baca juga : Tips Upgrade Kualitas Audio Mobil Harian, Apa Yang Perlu Diganti?

Selain itu, pengguna jalan tol juga sering dihadapi dengan kondisi aquaplaning ketika sedang terjadi hujan lebat. Pengemudi tetap fokus dan dapat mengurangi kecepatan saat hujan turun serta mengambil lajur kiri dengan kecepatan konstan maksimal 60 km/jam. Untuk membantu visibilitas, nyalakan lampu senja/lampu kabut dan hindari menyalakan hazard.

Apabila terlanjur mengalami selip karena kondisi aquaplanning, usahakan melakukan counter steer dengan mengarahkan ke depan/ke tujuan, serta melepas kaki dari pedal gas dan tidak menginjak pedal rem, guna menghindari selip berlebih yang juga bisa berdampak pada kendaraan terguling.