Tol Jakarta-Cikampek Dilakukan Perbaikan, Pengendara Diimbau Lebih Waspada

Tol Jakarta-Cikampek Dilakukan Perbaikan, Pengendara Diimbau Lebih Waspada Ilustrasi Tol Jakarta-Cikampek (KO/Edo)

KabarOto.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui anak perusahaan Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT), dikabarkan akan melakukan pengerjaan rekonstruksi rigid pavement, pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Widiyatmiko Nursejati, General Manager Representative Office 1 JTT Regional Division mengatakan, pengerjaan perbaikan ini dilakukan guna meningkatkan kualitas jalan, sekaligus kenyamanan serta keamanan pengguna jalan tol.

Baca Juga: Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 Digelar Secara Virtual, Apa Strateginya?

"Pengerjaan rekonstruksi rigid pavement terdiri atas dua titik pekerjaan," tutur Widiyatmiko dala keterangan resminya.Pengerjaan pertama ada di KM 27+948 sampai KM 28+028 lajur 1 arah Cikampek, dengan panjang penanganan 80 meter.

Sedangkan pengerjaan kedua, di KM 36+050 sampai KM 35+900 lajur 2 arah Jakarta, dengan panjang penanganan 150 meter. Untuk pekerjaan rekonstruksi KM 27+948 s.d KM 28+028 akan dimulai pada hari Minggu (19/07).

Ilustrasi perbaikan tol

"Mulai pukul 22.00 WIB sampai Kamis (23/07) pukul 04.00 WIB atau sepanjang lima hari kalender," jelas widiyatmiko. Sementara untuk pekerjaan rekonstruksi KM 36+050 s.d KM 35+900, akan dimulai pada hari Senin (20/07) pukul 10.00 WIB sampai Sabtu (25/07) pukul 24.00 WIB.

"Atau sepanjang enam hari kalender," tuturnya. Dikarenakan lokasi pekerjaan tersebut berada pada tengah lajur, maka pada saat pelaksanaan pengerjaan akan dilakukan skema buka tutup sebagian lajur.

Lebih lanjut Widiyatmiko menjelaskan, Representative Office 1 JTT telah menyiapkan mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan, yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan tersebut.

Baca Juga: Modifikasi Honda Civic Type R, Berani Asapi Corvette C8

Mitigasi risiko itu berupa penutupan jalur bahu jalan, mempersempit area kerja, persiapan contra flow apabila kondisi sudah padat serta berkoordinasi dengan Kepolisian dalam hal ini Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO).

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan," pungkasnya.