Toyota Indonesia Academy Bakal Sumbang 10 Ribu SDM Tahun 2030

Toyota Indonesia Academy Bakal Sumbang 10 Ribu SDM Tahun 2030

KabarOto.com - Menurut Toyota Indonesia, geliat aktivitas industri nasional memberikan sinyal positif akan upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Sebagai sektor utama yang menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi, industri memberikan kontribusi mencapai 17,89% terhadap PDB (Pendapatan Domestik Bruto) pada tahun lalu.

Industri otomotif yang merupakan bagian dari industri nasional menjadi salah satu industri yang memiliki rantai pasok yang panjang karena berkaitan dengan industri pendukung lainnya. Sebanyak 1,5 juta SDM bekerja di industri yang turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam upaya turut serta menciptakan SDM unggulan di industri, sejak tahun 2015 berdiri Akademi Komunitas Toyota Indonesia atau yang lebih dikenal dengan nama Toyota Indonesia Academy (TIA), yang merupakan sekolah berbasis vokasi yang bertujuan untuk mengembangkan SDM tersertifikasi keahlian berstandar nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Baca Juga: Toyota Corolla Cetak Rekor Penjualan Ke-50 Juta Unit

“Akademi ini merupakan salah satu perwujudan upaya kami untuk mendukung pemerintah dalam pengembangan SDM, melalui pendidikan vokasi, yang diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam peningkatan daya saing industri manufaktur Indonesia di kancah global,” ujar Warih Andang Tjahjono selaku Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Porsi pelatihan praktikum hingga 70%, TIA memberikan pembelajaran dan pelatihan kerja yang mengedepankan inovasi teknologi. Beberapa mata kuliah unggulan sudah mulai dipersiapkan dalam kurikulum “Advance Manufacture Technology” seperti Internet of Things (IoT), Robotic, Advance Mechatronic, dan Electrical Vehicle.

Baca Juga: Membludak, Pembeli Toyota GR Yaris Diundi

“Targetnya pada tahun 2030, TIA bisa menciptakan 10 ribu SDM Advance Manufacture Technology bersertifikasi nasional untuk menghadapi era elektrifikasi,” ujar Bob Azam selaku Direktur Corporate Affairs TMMIN.

Secara total, klaimnya, TIA sudah menyumbangkan sebanyak 255 lulusan dari jurusan Diploma 1 Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO) serta Diploma 2 jurusan Tata Operasi Perakitan Kendaraan Roda 4 (TOPKR4) yang sudah menunjukkan kemampuannya di TMMIN dan rantai pasok otomotif.