Toyota Segera Bangun Pabrik Baterai Di Indonesia, TKDN Mencapai 80 Persen

Toyota Segera Bangun Pabrik Baterai di Indonesia, TKDN Mencapai 80 Persen

KabarOto.com - Toyota berencana akan membangun pabrik perakitan baterai di Indonesia. Mulai tahun depan, mereka akan memanfaatkan fasilitas perusahaan yang ada di kawasan Karawang, Jawa Barat.

Pembangunan perakitan betari, seiring dengan rencana produksi untuk kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV), juga mendukung program elektrifikasi yang mulai dijalankan pemerintah.

Baca juga: Lexus UX 300e, Toyota C+pod, Dan Prius PHEV Bluebird Jadi Perhatian Pengunjung IEMS 2021

Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono saat pameran IEMS, di Serpong, Tangerang Selatan mengatakan, komponen dan ekosistem kendaraan listrik adalah bagian yang paling penting.

"Mengikuti strategi, pada saat kita memproduksi HEV tahun depan, kita juga akan mulai merakit baterainya," terang Warih, Rabu (24/11).

Mobil Hybrid Toyota digunakan Bluebird

Toyota berharap assembly process baterai ini akan terus dikembangkan ke supply chain-nya nanti. Termasuk juga bagaimana motor listrik dan komponen lainnya. Warih menambahkan, awalnya komponen baterai tersebut akan diimpor dari Jepang.

Namun nantinya, ia mengatakan akan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam negeri (TKDN). Dan TKDN seluruh mobil listrik yang dijual di Indonesia bisa menyamai mobil konvensional, di angka 80 sampai 85 persen.

"Sekarang TKDN kita sudah mencapai 80-85 persen. In several years, HEV kita diharapkan juga bisa mencapai TKDN seperti itu," jelasnya. Mengenai investasi assembly baterai Warih belum bisa menjelaskan secara rinci, membutuhkan penanaman modal ulang atau memanfaatkan yang sudah ada.

Sebagai informasi, saat ini Toyota sudah menambahkan investasi di Indonesia sebesar Rp 28 triliun sampai tahun 2024. Modal ini akan digunakan untuk memproduksi mobil listrik dan penciptaan ekosistem lainnnya.

Baca juga: Alasan Toyota Astra Motor Ikut Mejeng Di IEMS 2021

Langkah awal tahun 2022 mendatang dimulai dengan memproduksi mobil hybrid. Toyota mengatakan, jika mobil hybrid yang dikembangkan diambil dari kendaraan yang diminatimasyarakat. Namun informasi terkait model masih dirahasiakan.