Toyota Sudah Siapkan 10 Mobil Listrik Untuk Indonesia

Toyota Sudah Siapkan 10 Mobil Listrik untuk Indonesia

KabarOto.com - Mobil listrik kini semakin dikembangkan oleh pabrikan otomotif di seluruh dunia. Toyota, brand global ini fokus terus kembangkan mobil ramah lingkungan berbasis baterai atau hybrid. Bahkan, Toyota mengklaim telah persiapkan sejumlah mobil listrik baru, dan siap diluncurkan dalam beberapa tahun ke depan.

Ketegasan Toyota tersebut disampaikan langsung oleh Yoichi Miyazaki, Asia Region CEO Toyota Motor Corporation kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melalui pertemuan virtual.

Baca Juga: Truk Hidrogen Toyota Siap Masuk Jalur Produksi

Dia menjelaskan komitmen perusahaannya dalam pengembangan dan industri otomotif di Indonesia. Pengembangan dilakukan dengan rencana persiapan pengembangan dan produksi kendaraan listrik sampai tahun 2025.

"Setidaknya, dalam 5 tahun ke depan sudah menyiapkan 10 jenis kendaraan listrik bagi konsumen Indonesia," terangnya, beberapa waktu lalu. Toyota juga sudah mempersiapkan teknologi untuk mendukung penerapan B30 di Indonesia.

Mobil listrik Toyota

Pabrikan asal negeri Sakura Jepang sudah siapkan investasi sampai USD2 Miliar dalam 5 tahun ke depan. Toyota juga memperkirakan jika bahan bakar konsumsinya akan menurun sampai 126 juta liter pada tahun 2025.

Sementara itu, Airlangga Hartarto pun menyambut baik rencana Toyota yang akan membuat proyek EV Smart Mobility di Bali. Proyek ini untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik dalam ekosistem eco-tourism di Nusa Dua, Bali.

Pulau Dewata tersebut dipilih karena sejalan dengan Pemerintah Daerah yang telah mengeluarkan Pergub No 45 tahun 2019 tentang energi bersih dan kendaraan listrik. Dalam rangka mendukung model bisnis yang berkelanjutan, menurut Airlangga, Pemerintah merekomendasikan hilirisasi produk nikel sebagai bahan baku baterai mobil listrik untuk pengembangan industri kendaraan listrik berbasis baterai (KBL–BB) nasional.

Baca Juga: Toyota Astra Motor Tambah Aksesori Mobil Untuk Kesehatan

Airlangga juga menekankan, agar hasil produk KBL-BB tidak hanya untuk pasar domestik tapi juga untuk ekspor ke Australia dan negara lainnya.

"Pemerintah akan memberi dukungan yang diperlukan dalam rangka pengembangan KBL-BB dalam bentuk regulasi, insentif fiskal, dan non fiskal," jelas Airlangga.