Toyota Ungkap Anjloknya Penjualan LCGC di Tahun 2025

M. Sigit
M. Sigit
Rabu, 28 Januari 2026
Toyota Ungkap Anjloknya Penjualan LCGC di Tahun 2025

Toyota Calya (Foto: Toyota)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Banyaknya mobil listrik terjangkau yang dipasarkan di Indonesia, membuat segmen LCGC mengalami penurunan penjualan. Penjualan LCGC tahun 2025, anjlok 31 persen dibanding tahun sebelumnya.

Melansir data penjualan Gaikindo, wholesales LCGC mencatatkan 122.686 unit pada tahun 2025, turun 31 persen dibanding tahun sebelumnya.

Padahal, pada kuartal pertama 2025, pengiriman LCGC mencapai rata-rata 12 ribu unit per bulan. Tapi, memasuki kuartal kedua hingga akhir tahun, distribusinya menurun menjadi 8-9 ribuan saja.

Sedangkan, data retail sales mencapai 130.799 unit. Hasil tersebut turun 27 persen dibanding tahun 2024 dengan 178.726 unit.

Baca Juga: Toyota bZ7 Dibanderol Rp480 Jutaan, Intip Spesifikasinya

All New Toyota Agya

Faktor Kredit Macet

Henry Tanoto, Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) menjelaskan bahwa salah satu faktor utama penurunan penjualan segmen LCGC disebabkan kondisi industry pembiayaan.

"Segmenn LCGC didominasi pembeli mobil pertama yang bergantung pada skema kredit. Tapi, tahun lalu industri pembiayaan menghadapi kendala serius terkait rasio kredit macet," jelas Henry, saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, tahun lalu ada isu-isu di financing seperti NPL (Non-Performing Loan) yang meningkat di industri financing.

Baca Juga: Toyota Bakal Luncurkan Kendaraan Elektrifikasi di IIMS 2026

Kenaikan NPL membuat perusahaan leasing cenderung lebih selektif dalam memberikan persetujuan kredit. Hal inilah yang dirasa memukul daya beli masyarakat yang membeli LCGC.

"Sehingga ini rasanya juga mungkin mempengaruhi daripada first buyer kita untuk bisa memiliki kendaraan-kendaraan di segmen LCGC," tutup Henry.

Tags:

#Penjualan LCGC 2025 #Toyota Calya #Toyota Agya

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan