Uber Kembangkan Layanan Uber Air!

Uber Kembangkan Layanan Uber Air! Foto: Carscoop

KabarOto.com - Inovasi kendaraan umum semakin berkembang. Banyak kendaraan yang mulai beroperasi satu per satu, seperti kendaraan listrik hingga kendaraan otonom. Sepertinya Uber tidak ingin melewatkan kesempatan ini untuk mengembangkan inovasinya juga.

Pasalnya, Uber akan memulai layanan baru, yaitu terbang dengan Uber Air. Rencananya, layanan baru ini akan mulai beroperasi secara komersil pada 2023 mendatang. Sepertinya layanan ini dibuat persis seperti di darat yang mengantar dari satu titik ke titik lainnya, hanya saja armadanya untuk udara.

Baca Juga: Wah, Pengemudi Perempuan Di Arab Saudi Bisa Memilih Penumpangnya Loh

Layanan Uber Air akan dioperasikan secara khusus oleh divisi Elevate Uber. Layanan ini terdiri dari armada pesawat yang ditenagai oleh listrik loh. Namun, Uber masih belum mengungkapkan prototipe fungsional dari pesawat yang akan digunakan.

Pihak Uber, dilansir dari Carscoop, menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah bekerja dengan berbagai perusahaan penerbangan, untuk mengembangkan armadanya.

Nantinya, pesawat ini juga memiliki titik pengoperasian. Untuk lokasi pendaratan dikenal sebagai Skyports. Seperti layanan transportasi udara lainnya, Uber Air juga dapat membantu perjalanan jauh menjadi lebih singkat dari yang seharusnya.

Uber juga bekerja dengan NASA untuk mengembangkan sistem manajemen untuk layanan Uber Air. Rencananya, untuk saat ini Uber masih menggunakan pilot di awal menerbangkan pesawat. Tetapi Uber punya tujuan lain nih, yaitu transisi menjadi pesawat otonom. Wow! Masih belum kebayang nih pesawat akan terbang tanpa pilot.

Baca Juga: Uber Gandeng Nasa Untuk Mengembangkan Jalur Taksi Terbang

"Di tahun-tahun mendatang, dengan Uber Air, kami ingin memungkinkan orang untuk menekan tombol dan mendapatkan penerbangan," ungkap Kepala Uber di Australia dan Asia Utara, Susan Anderson.

Awalnya Uber Air akan diluncurkan di kota-kota AS, seperti Dallas dan LA, dan Melbourne, Australia. Pihak Uber menjelaska, perjalanan antara CBD Melbourne dan Bandara International utamanya jika menggunakan layanan taksi terbang hanya butuh waktu 10 menit.

Waktu tersebut dianggap sangat cepat, jika dibandingkan dengan perjalanan darat yang membutuhkan waktu satu jam. Belum lagi jika menemui lalu lintas sedang sibuk dan padat. Namun masih belum diketahui untuk kapasitas penumpang dalam satu pesawatnya.

"Teknologi Uber mengubah cara orang bergerak di sekitar kota mereka; dari sepeda ke wahana gabungan, kami selalu mencari cara untuk mengurangi kebutuhan akan kepemilikan mobil pribadi," tambah Susan.