Unik... Mobil Ini Bisa Lakukan Kontak Mata Dengan Manusia

Unik... Mobil Ini Bisa Lakukan Kontak Mata dengan Manusia Mobil otonom JLR (Carscoop)

KabarOto - Perkembangan teknologi di dunia otomotif dewasa ini berjalan sangat cepat. Baru saja tren kendaraan listrik mewabah, kini banyak pabrikan yang sudah mempersiapkan fase selanjutnya, yakni mobil otonom.

Belasan tahun lalu, kita bisa menyaksikan mobil yang dapat berjalan sendiri hanya dalam film. Kini hal itu akan menjadi kenyataan. Setelah Tesla, kini Jaguar Land Rover juga sedang mengembangkan mobil otonom.

Uniknya, mobil ini memiliki dua buah mata berukuran besar, layaknya manusia. Jaguar Land Rover mengatakan, dengan dua buah mata tersebut, mobil otonom buatannya akan semakin aman untuk manusia karena dapat berinteraksi.

Ilustrasi saat manusia sedang menyebrang zebra cross

Produsen mobil asal Inggris itu juga mengatakan, mobil otonom yang masih dalam tahap pengembangan tersebut, bisa melakukan komunikasi dengan manusia, khususnya saat di zebra cross.

Nantinya, orang yang akan menyebrang akan tahu dari gerakan mana mobil otonom, apakah dia dapat berjalan, atau harus berhenti tergantung kontak mata dengan mobil tersebut. Benar-benar akan mirip dengan interaksi sesama manusia.

Divisi mobilitas Jaguar Land Rover juga sedang melakukan penelitian mendalam, dan akan dilakukan di sebuah jalanan di Coventry, Inggris. Divisi tersebut juga akan melibatkan psikolog untuk menganalisis bagaimana orang akan bereaksi sebelum dan sesudah mereka melakukan kontak mata dengan mobil otonom.

Sepasang mata yang ekspresif

"Biasanya pejalan kaki akan melirik pengemudi kendaraan yang mendekat sebelum melangkah ke jalan. Bagaimana hal ini yang akan diterjemahkan di dunia yang lebih otomatis adalah hal yang sangat penting," kata manajer riset mobilitas masa depan Jaguar Land Rover, Pete Bennett.

Menurut penelitian yang dikutip oleh Jaguar Land Rover, sebanyak 63% pejalan kaki dan pengendara sepeda akan merasa kurang aman dengan kendaraan self-driving di jalan. Mereka khawatir karena mobil tersebut tidak dikemudikan oleh manusia, dan tidak dapat menduga dengan respon mobil otonom nantinya, ketika mereka tiba-tiba menyebrang jalan. Apakah akan langsung berhenti atau malah terus berjalan.

Baca juga: Fantastis! Ferrari 250 GTO Ini Laku Rp 707 Miliar

"Kami ingin tahu apakah teknologi itu bermanfaat untuk memberikan informasi tentang niat kendaraan kepada manusia dan cukup untuk meningkatkan kepercayaan diri, khsususnya pada pejalan kaki," jelas Pete. Wah, unik banget ya! jangan-jangan nanti juga bisa godain wanita yang lewat, dengan mata genitnya.