Untung dan Rugi Bore-up Motor

Ahmad Djainudin 02 Dec 2017 - 16:14
Untung dan Rugi Bore-up Motor
  • KabarOto.com - Bore up adalah upaya memperbesar kapasitas mesin dengan cara memperbesar diameter piston.

    Ini merupakan cara instan untuk mendapatkan tenaga dan torsi lebih besar. Pasalnya, campuran bahan bakar yang masuk lebih banyak, otomatis daya ledaknya lebih besar yang berujung pada peningkatan tenaga dan torsi mesin.

    Saat ini, banyak tersebar bengkel yang melayani custom motor dengan berbagai model, mulai dari trail, cafe racer, scrambler, motor besar hingga motor track balap. Seperti bengkel Dwayne yang beralamat di jalan HOS Cokroaminoto No 6 B Cileduk Tangerang, menawarkan modifikasi tampilan, dan juga jasa menaikan kapasitas dan performa mesin atau bore-up.

    baca juga:

    Bagi Wansko sang mekanik, biaya bore-up biasanya tergantung seberapa besar kapasitas silinder yang dinaikan.

    "Kalau bore-up 125cc ke 150cc berkisar Rp 2 jutaan. Tapi kalau dari 110cc ke 150cc atau 200cc, bisa lebih dari itu. Bisa sampai Rp 7 juta," kata Wansko saat ditemui KabarOto, Sabtu (2/12/2017).

    Kurang lebih puluhan tahun berkutat dalam dunia modifikasi dan tune-up, sudah banyak dia mengerjakan berbagai motor yang naik spek. Seperti custom Scorpio menjadi cafe racer dan sekaligus di bore-up, KLX standar menjadi supermoto dan masih banyak lainnya.

    kabarOto
    Yamaha Scorpio yang dimodifikasi cafe racer (kabarOto/Ahmad Djainudin)

    Mekanik yang biasa mendampingi para pembalap kelas road race ini sanggup mengerjakan berbagai bore-up silinder segala jenis motor, baik 2 Tak maupun 4 Tak. Ia menerangkan, lamanya waktu pengerjaan sekitar satu minggu atau lebih tergantung tingkat kesulitan dan pengerjaannya.

    "Jeroan atau perangkat dalam mesin pastinya berubah, dan penyesuaian kompresi biar tidak cepat jebol. Semua disesuaikan, termasuk noken as, dan perangkat lainnya," ujar Wansko.

    Dibanding mesin standar, kelebihan dari motor-motor yang sudah dibore up adalah memiliki tenaga bawah yang lebih responsif, serta memiliki kecepatan dan akselerasi yang lebih cepat.

    Namun, motor yang sudah bore-up juga memiliki kelemahan, yakni piston yang mudah jebol dan mesin yang cepat overheat. Untuk menyiasati hal ini, biasanya rasio kompresi celah piston harus disesuaikan terhadap head. "Jalur oli-nya juga harus disetel dengan settingan karburator," pungkas Wansko.

    kabarOto
    Bengkel Dwayne racing (KabarOto/Ahmad Djainudin)