KabarOto.com - Valentino Rossi sudah pensiun menjadi pebalap MotoGP sejak tahun 2021. Namun, The Doctors diketahui masih memperoleh pendapatan sebesar ratusan miliar rupiah per tahun.
Melansir laman Calcio e Finanza, Rossi meraih pendapatan sekitar 38,5 juta euro atau sekitar Rp 631 miliar di tahun 2022. Namun, pengeluaran perusahaannya mencapai 40,5 juta euro atau Rp 633 miliar.
Jika merinci pendapatan total Rossi, tanpa menghitung pengeluaran perusahaan. Rossi mendapatkan pendapatan Rp 52 miliaran per bulan, Rp 13 miliaran per pekan, dan Rp 1,8 miliaran per hari.
Baca Juga: 9 Ton Logistik MotoGP Mandalika 2023 Mulai Tiba Di Indonesia
Meskipun tidak lagi menjadi pebalap, Rossi memiliki Mooney VR46 Racing Team. Bisnis Rossi saat ini bergerak di lima sektor berbeda, yakni lintasan balap off-road bernama Ranch 46, VR46 SL yang fokus pada dokumentasi, VR46 Team dan VR46 Academy yang bergerak pada pengembangan pebalap muda, serta VR46 Racing Apparel yang menjual pernak-pernik apa pun terkait Rossi dan timnya.
Diketahui, pemasukan terbesar Rossi berasal dari tim balap VR46 yang berlaga kelas utama MotoGP. Di mana, tim ini mendapatkan penghasilan 16,8 juta euro atau Rp 275 miliaran, sedangkan penghasilan terbesar kedua datang dari VR46 Racing Apparel yang mencapai 15,5 juta euro atau 254 miliaran.
Baca Juga: Ducati Indonesia Sediakan Tiket Nonton MotoGP Di Mandalika, Bisa Ketemu Fransesco Bagnaia
Kemudian pendapatan lainnya datang dari VR46 SL senilai Rp 55 miliaran, VR46 Academy Rp 32 miliaran, dan Ranch 46 Rp 12 miliaran.
Sebagai informasi, saat menjadi pebalap MotoGP tahun 2021, Rossi mandapatkan gaji Rp 155 miliar per musim, dan menjadikannya pebalap dengan gaji terbesar kedua, setelah Marc Marquez di tempat pertama dengan selisih Rp 30 miliar lebih banyak.