Volkswagen Scirocco 1.4 TSI 2013 – Memang Sudah Jodohnya

Volkswagen Scirocco 1.4 TSI 2013 – Memang Sudah Jodohnya Volkswagen Scirocco 1.4 TSI Yang Jadi Incaran Sang Pemilik (Foto: Kipli)

KabarOto.com - Mr.C awalnya mengidamkan sebuah BMW hatchback, namun seiring berjalannya waktu, dia terhasut omongan karibnya yang menyarankan untuk meminang sebuah hatchback 2 pintu, yang berasal dari varian Volkswagen, yakni Scirocco.

Pilihan yang sulit, karena jujur saja, Mr. C curhat kalau dana pada waktu itu memang ditargetkan hanya untuk mengincar range harga varian 116i, yang diincarnya dari sekian banyak list mobil yang dibuat.

Baca Juga: Bugatti Veyron Berbalut Marmer Ini Berhasil Mencuri Perhatian

“Pikir-pikir setelah konsultasi sama bini gue yang biasanya enggak pernah dukung tiap gue otak atik mobil, akhirnya ternyata doi malah dukung. Katanya tunggu apalagi, hatchback Eropa, warnanya juga hitam, tangan pertama dan kondisi bagus,” seraya menirukan istrinya.

Dengan range harga yang terpaut cukup jauh dari targetnya, Ia memberanikan diri untuk ambil mobil tersebut. “Akhirnya kesampaian, soalnya gue yakin bujet memang enggak ada, tapi jalannya ada. Bini juga bilang kalau banyak yang pengin, tapi kesempatan enggak ada. Nah ini kesempatan ada dan sanggup, kenapa enggak diambil,” kenang Mr.C tentang percakapan dengan sang istri.

Tapi pria jangkung ini harus putar otak sama mobilnya, karena hasratnya kurang terpuaskan dalam hal oprek performa. “Kebiasaan main mobil Jepang mau bikin kencang relatif gampang, kalau yang Eropa ini gue agak takut mau modif mesin,” imbuh mantan pembesut beberapa varian Honda kencang tersebut.

Baca Juga: Volkswagen Hentikan Produksi Mobil Scirocco

Seperti di bagian ECU yang sudah dioptimalkan untuk dongkrak performa menggunakan Speed Buster Tuning Box Stage 2, lalu pelek satu set dari Volk Racing tipe GTC berdimensi 19 inci, dibalut ban Yokohama berukuran 235/35R19, yang cukup lebar untuk membantu traksi mobil dengan layout penggerak roda depan tersebut. “Waktu di tangan gue, cuma ganti warna peleknya saja jadi gunmetal grey,” beber pehobi motor cafe racer ini.

Kalau ECU sudah mumpuni buat geber-geberan, rasanya mubazir kalau enggak sekalian dimaksimalkan. Maka dari itu di sektor gas buang, Scirocco ini pakai full exhaust system dari SuperSprint. Exhaust ini dirancang bolt on, yang dapat mengefisiensikan aliran gas buang sekaligus mereduksi CO2 secara optimal.

Sedangkan untuk menghentikan laju mobil, bagian kaliper standar disubstitusi menggunakan kaliper 6 pot dari AP Racing. “Lupa diameternya, yang jelas gue rasa cukup buat ngerem kalau lagi kencang,” ujar pria humoris ini.

Selebihnya, pemilik sebelumnya sedikit melakukan ubahan pada head unit dan tail lights dengan versi optional dari Volkswagen Scirocco.

“Jangankan mau oprek sendiri, mau poles bodi sendiri saja gue masih ngeri. Padahal dulu sempat ikut workshop detailing. Ditambah trauma sama sistem DSG-nya yang sempat trouble tapi sekarang udah benar, dan kalau ganti bisa kena Rp 70 juta,” tutup pria yang lagi jalani proses modifikasi mobil Jepangnya.

Baca Juga: Tuner Mansory Berhasil Selesaikan Modifikasi Rolls-Royce Phantom

Spesifikasi: Speed Buster Tuning Box Stage 2, Volk Racing GTC 19”, Yokohama S.drive 235/35/19, Supersprint full exhaust system, AP Racing 6 pot caliper, Volkswagen Scirocco Optional Head Unit, Volkswagen Scirocco Optional tail lights.

VW Scirocco ini memang sudah jodohnya sang owner yang sempat lama berburu

Pelek Volk Racing GTC 19 inci bikin aura sporty makin terasa di mobil ini

Sistem pengereman di-upgrade agar makin aman kalau geber-geberan

Head unit optional VW Scirocco dicangkok ke mobil ini

Fitment pelek terlihat oke untuk estetika dan masih sanggup kebut-kebutan

Banyak pengalaman 'liar' Mr.C dengan mobil ini di jalan bebas hambatan

Meski belum di-dyno secara resmi, Mr.C puas dengan performa mesinnya

ECU sudah naik step dari standarnya biar enak diajak ngebut

Exhaust system Super Sprint bikin deru suara mesin makin sangar!

Interior minim ubahan karena dirasa sudah mewah

Mr.C suka sama mobil hatchback hitam asal Eropa