Wow... Toyota Sukses Bukukan Transaksi Hingga Rp 1.1 Triliun Di Telkomsel IIMS 2019

Wow... Toyota Sukses Bukukan Transaksi Hingga Rp 1.1 Triliun di Telkomsel IIMS 2019 Booth Toyota di Telkomsel IIMS 2019

KabarOto.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai pemegang merek mobil Toyota di Indonesia mendulang kesuksesan penjualan di Telkomsel IIMS 2019, dalam waktu lebih dari sepekan penyelenggaraan.

Berdasarkan data resmi yang dimilikinya, PT Toyota Astra Motor (TAM) selama sebelas hari penyelenggaraan pameran Telkomsel IIMS 2019, mampu membukukan angka penjualan hingga 3.872 unit, bersadarkan jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK). Dengan model terlaris masih tetap dipegang oleh all new Avanza.

Baca Juga: Mana Paling Keren? Motor Milik Soeharto, SBY Dan Jokowi Mejeng Di Telkomsel IIMS 2019

Pencapaian ini termasuk yang cukup besar, dimana secara total, Toyota sukses membukukan transaksi seluruh model kendaraan yang dijualnya di pameran tersebut hingga mencapai Rp 1.1 triliun.

Calya menyumbang penjualan 498 unit

"Sebenarnya kita tidak ada target khusus untuk IIMS, tapi melihat hasilnya, cukup baik karena naik dibanding tahun lalu," ungkap Anton Jimmi Suwandi Direktur Marketing TAM, saat dihubungi KabarOto melalui pesan singkat.

Lebih lanjut pria ramah tersebut mengungkap, bahwa perolehan Toyota Astra Motor di event yang sama tahun lalu, mampu mencapai 3.328 pemesanan kendaraan. Ini artinya ada kenaikan penjualan lebih dari 16 persen.

Penjualan terbesar Toyota di Telkomsel IIMS 2019, masih disumbangkan oleh all new Avanza yang terjual sebanyak 1.106 unit, disusul Rush 821 unit, Innova 683 unit, dan Calya 498 unit.

Secara total, penjualan terbanyak yang didapat Toyota dari pameran yang berlangsung di JIExpo Kemayoran tersebut, berasal dari model kendaraan keluarga atau multi purpose vehicle mendominasi penjualan sebanyak 61 persen, sedangkan SUV mencapai 30 persen.

Baca Juga: Menguji New Toyota Avanza 1.5G M/T Dari Cirebon Ke Semarang

Sebagai informasi, pameran Telkomsel IIMS 2019 sendiri dalam sembilan hari penyelenggaraan telah membukukan angka transaksi sebesar Rp 3,1 triliun.

Jumlah tersebut masih bisa bertambah mengingat jumlah transaksi yang masuk belum termasuk dua hari penjualan kendaraan di akhir acara penutupan.