KabarOto.com - Sebuah startup asal Jerman telah melangkah masuk ke dunia otomotif untuk wisata. Sebuah Xbus Camper garapan ElectricBrands, bakal menunjukan kemampuan sebuah kendaraan listrik mungil untuk kemping.
ElectricBrands memperkenalkan kepada publik perihal kendaraan RV produksinya. Seperti yang mungkin Anda ingat atau tidak, Xbus ElectricBrands, awalnya diumumkan dengan nama eBussy, dirancang sebagai platform kendaraan listrik ringan (LEV) serbaguna yang dimaksudkan untuk mengakomodasi berbagai gaya tubuh, dari truk bak datar, hingga penumpang. van, ke truk boks.
Ukuran Xbus yang pendek lebih cocok untuk digunakan berkemah sendirian dengan tempat tidur lipat yang memanjang, di atas kursi depan hingga kursi belakang.
Baca juga: DFSK Gelora Campervan Harga Rp440 Jutaan
ElectricBrands, mensiasatinya dengan mengandalkan modul ekspansi belakang tarik untuk menciptakan ruang lebih besar. Kemudian penggunaan jendela flip-up bergaya tailgate adalah tambahan semilir yang bagus.
Agar lebih cocok untuk berkemah, pihak pabrik area dapur kecil termasuk kompor gas satu tungku yang tersembunyi di bawah meja geser.
Daftar spesifikasi Camper ElectricBrands juga membutuhkan wastafel dan lemari es, tetapi prototipe tersebut tampaknya juga tidak memiliki fitur. Sepasang ekstensi membalik seperti sayap di kedua sisi blok dapur untuk menambah ruang kontra yang signifikan, dan TV besar menghibur penumpang belakang / berkemah dari rumahnya di belakang kursi depan.
Masih berupa prototipe, debut Xbus Camper berdiri di atas sasis off-road ElectricBrands yang tersedia dengan ground clearance tinggi, trek yang melebar, ban off-road, dan fender layaknya sebuah kendaraan SUV. Mikrobus segala medan kecil ini ditenagai mesin listrik dengan penggerak semua roda (all wheel drive/AWD).
Xbus Camper dilengkapi paket baterai 10 kWh sebagai standar, dengan jarak tempu sekali isi hingga penuh mencapai 140 km hingga 200 km untuk jelajah dalam kota. Namun konsumen dapat melipatgandakan ukuran baterai untuk menjangkau hingga 420 km bahkan 600 km.
Jarak di atas tadi bisa dibantu dengan penambahan panel surya di bagian atap mobil, hal ini untuk memastikan pengemudi mendapatkan hasil maksimal dari baterai, dan platform Xbus juga dilengkapi laci baterai untuk memudahkan pertukaran.
Baca juga: Jangan Salah Sebut, Ini Perbedaan Modifikasi Motorhome Dan Campervan

ElectricBrands saat ini sedang mengembangkan Xbus untuk homologasi sebagai quadricycle.
Seluruh platform Xbus masih dalam tahap prototipe, jadi semua spesifikasi yang disebutkan mungkin berubah sebelum produksi. Harganya juga bisa berubah, tetapi untuk saat ini, konfigurasi Xbus mengeluarkan harga dasar US$30.750 atau setara Rp 478 jutaan untuk model standar atau $32.975 (setara Rp 513 jutaan) untuk model off-road.
ElectricBrands sebelumnya mengatakan berencana untuk menambahkan ke pasar Amerika Serikat, tetapi sejauh ini sistemnya tetap fokus di Eropa. Situs web ElectricBrands menyebutkan awal pengiriman 2023, ayo dipesan jika berminat!

