KabarOto.com - Xpeng resmi memulai produksi massal global untuk model terbarunya, Xpeng GX. SUV berkapasitas enam penumpang ini dibekali teknologi steer-by-wire generasi terbaru yang dikembangkan bersama Bosch, sekaligus mendukung sistem pengemudian otonom level 4 (L4).
Secara dimensi, GX tergolong bongsor dengan panjang 5.265 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 3.115 mm. Ukuran ini menjadikannya salah satu SUV enam penumpang terbesar di pasar Tiongkok.
Interiornya mengusung konfigurasi enam tempat duduk dengan tata letak kabin yang dirancang untuk kenyamanan penumpang.
Sementara untuk eksterior, GX menggunakan pelek standar 22 inci multi palang, dengan opsi pelek 21 inci bergaya sporty atau low-drag.
Spesifikasi Xpeng GX
Dari sisi performa, GX menggunakan sistem penggerak semua roda (AWD) motor ganda berbasis arsitektur 800V. Teknologi ini memanfaatkan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga maksimum hingga 430 kW dengan torsi puncak 695 Nm, serta tenaga sistem mencapai 576 dk.
Tak hanya itu, sistem kemudi elektronik juga diterapkan pada roda depan dan belakang, yang diklaim mampu meningkatkan stabilitas serta manuver kendaraan, khususnya untuk ukuran SUV besar.
Untuk menunjang efisiensi dan pengisian daya, GX dibekali platform baterai AI 800V dengan kemampuan pengisian cepat 5C. Meski demikian, Xpeng belum mengungkap detail terkait kapasitas baterai, jarak tempuh, maupun akselerasi 0-100 kpj.
Baca Juga: Xpeng Beri Sinyal Hadirkan Model Baru di Tengah Penjualan X9 dan G6 Mulai Berimbang
Model ini juga dirancang kompatibel dengan pengembangan sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) Xpeng di masa depan, termasuk integrasi sensor untuk kemampuan otonom tingkat lanjut.
Sebelumnya, GX sempat diperkenalkan dengan kode nama G01 dan menampilkan desain yang sekilas mengingatkan pada SUV premium seperti Range Rover. Xpeng juga menyiapkan varian berbasis baterai penuh (BEV) serta varian dengan teknologi range extender.
Harga Xpeng GX
Mengutip laporan IThome, GX menjadi salah satu model pertama yang mengadopsi sistem kemudi steer-by-wire berkemampuan L4 pada kendaraan produksi massal dengan harga di bawah 500.000 yuan atau sekitar Rp1,2 miliaran.
Xpeng menargetkan peluncuran resmi GX pada April atau Mei 2026. Kehadiran model ini menandai semakin masifnya adopsi teknologi otonom tingkat tinggi di segmen SUV premium, sekaligus memperkuat persaingan di pasar kendaraan listrik global.
Baca Juga: Xpeng P7 Belum Pasti Masuk Indonesia, SUV dan MPV Justru Lebih Prioritas

