Masuk kabin, Nissan Kicks e-Power dilengkapi jok kulit premium dengan desain busa jok sesuai dengan kontur tubuh manusia. Warna interior kabin Kicks e-Power didominasi warna hitam, dengan aksen krom pada beberapa bagian.

Ruang kabinnya cukup lega dan nyaman, pengemudi dan penumpang dengan tinggi tubuh 175 cm tidak mengalami kendala ketika harus duduk di bangku baris kedua. Duduk dikursi pengemudi terasa pas, setelan kursi berada di sebelah kanan yang mudah dioperasikan.

Untuk ruang bagasi memiliki kapasitas hingga 432 liter dengan kedalaman mencapai 900 mm tanpa harus melipat kursi belakang. Artinya, bagasi ini sanggup memuat 3 koper berukuran sedang atau 2 koper besar dengan cara ditumpuk.

Baca juga: Intip Modifikasi Nissan GT-R Black Edition Pemuda Asal Tangerang Ini

Sebagai pusat tata hiburan dan multimedia di kabin, Kicks e-Power dilengkapi dengan head unit dengan ukuran layar 8 inci. Head unit ini sanggup terkoneksi dengan fasilitas Bluetooth, USB, sudah dapat menjalankan Apple Carplay dan Android Auto.

Baca juga: Uji Tabrak Nissan Kicks, Bagaimana Hasilnya?

Untuk sistem pendinginannya menggunakan model dual zone dengan tombol operasi digital, selanjutnya ada tombol operasi audio dan menu MID pada bagian lingkar kemudi.

Tampilan spidometer cukup modern, beragam informasi ditampilkan, termasuk informasi pengisian baterai motor listriknya. Nah, untuk berkendara dalam keadaan full elektrik, ada cukup menyentuh tombol EV yang berada tepat di samping tombol mode berkendara (Mode Drive).

Mode berkendara sendiri terdiri dari

Untuk fitur keselamatan, Kicks e-Power dilengkapi dengan 6 Air Bags, seat belt sistem pengunci ELR, rem ABS, Electronic Brake Distribution (EBD), Braking Assist (BA), Intelligent Trace Control (ITC) dan Vehicle Dynamic Control (VDC).

Menurut informasi, Nissan mengawasi ketat tahapan produksi dengan standar kualitas dan keamanan hingga 3 level. Tak heran apabila pihak Nissan mengklaim Nissan Kicks e-Power cukup aman juga nyaman.

Jantung mekanis Nissan Kicks e-Power ini mengandalkan mesin 3 silinder (HR12), DOHC berkapasitas 1.198 cc, mesin bertenaga 80 dk dan torsi 103 Nm ini digunakan mengisi baterai motor listrik EM57 yang menggerakkan roda depan. Motor listrik EM57 inilah yang akan menjadi tenaga penggerak mobil ini, motor listrik tersebut sanggup meletupkan tenaga maksimal sebesar 127 dk pada putaran mesin 4.000-8.992 rpm, sementara torsi maksimalnya adalah 260 Nm pada putaran 500-3.008 rpm.

Baca juga: Review Mobil Bekas Nissan X-Trail T30

Kicks e-Power juga dilengkapi dengan mesin ICE (Internal Combustion Engine) dan generator, keduanya akan menghasilkan listrik yang tersimpan di baterai lithium-ion 1,57 kWh, lalu menyalurkannya ke motor elektrik untuk memberi daya tanpa perlu recharging listrik dari luar. Memberikan pengalaman berkendara baru dengan motor penggerak yang 100% digerakkan oleh tenaga listrik.

Pengisian baterai motor listrik-nya, bisa dengan cara memanfaatkan pengereman regeneratif, di mana dengan melakukan pengereman atau melepas pedal gas sudah bisa melakukan pengisian pada baterai. Selanjutnya adalah dengan menggunakan mesin bensinnya, apabila kapasitas baterai tinggal 25% maka mesin akan menyala secara otomatis untuk melakukan pengisian daya baterai.

Artinya mesin konvensional mobil ini, hanya bertindak seperti sebuah genset. Akan menyala pada saat baterai penggerak mesin listriknya sudah harus diisi ulang.

Lanjut Baca lagi