KabarOto.com - Sokbreker merupakan salah satu komponen yang membantu pengemudi mengendalikan mobil, termasuk memberikan kenyamanan kepada penumpang.
“Sokbreker yang rusak membuat mobil sulit dikendalikan di musim hujan dan mengurangi kenyamanan penumpang. Ada pula risiko kerusakan pada komponen kaki-kaki lainnya jika tidak segera diperbaiki,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000.
Untuk menjaga kinerja sokbreker tetap baik, pemilik mobil perlu melakukan perawatan yang lebih teliti. Penasaran?
Baca juga: Tips Menjaga Harga Jual Mobil Bekas, Lakukan Perawatan Cat Berikut
1. Periksa Kondisi Sokbreker
Periksa kondisi sokbreker mobil, seperti bagian per dan hidrolis serta oli. Termasuk karet pelindung, stoper, dan komponen karet lainnya di kaki-kaki mobil. Jangan sampai terdeteksi kebocoran dan korosi karena akan membuat strukturnya melemah.
2. Batasi Muatan Mobil
Jangan sampai muatan mobil melebihi daya angkut yang telah ditentukan. Pasalnya, sokbreker memiliki batas beban maksimal yang sanggup ditopang. Sokbreker mobil akan mengalami kebocoran dan berujung rusak kalau mobil dipaksakan overload.
Baca juga: Tips Memasang Stabilizer Bar Di Mobil, Bagian Mana Paling Utama?
3. Spooring dan Balancing Secara Berkala
Saat spooring akan dilakukan pengaturan sudut keselarasan roda. Ketika shock breaker mobil bermasalah, maka spooring akan sulit dilakukan sehingga dilakukan pemeriksaan mendetil. Balancing juga mengatur perputaran roda agar tidak bergetar atau terjadi getaran ban berlebih/tidak normal.
4. Rotasi Ban Mobil Secara Berkala
Merotasi ban depan dengan belakang perlu dilakukan karena ban depan biasanya lebih cepat habis daripada ban belakang. Rotasi ban dilakukan untuk menyamakan tingkat keausan seluruh ban mobil. Kondisi ban yang selalu prima membantu sokbreker lantaran lebih mudah dalam meredam guncangan yang terjadi.
Auto2000 merekomendasikan servis berkala mobil setiap 6 bulan sekali. Waktu servis berkala, shock breaker dan komponen lain yang terkait dengannya akan diperiksa untuk memastikan dalam kondisi normal. Ditambah spooring dan balancing, cek tekanan udara, serta rotasi ban untuk memastikan seluruh komponen kaki-kaki mobil memperoleh perawatan yang optimal.