KabarOto.com - BMW Group secara resmi memperkenalkan generasi ketujuh BMW Seri 7 yang membawa perubahan paling ekstensif sepanjang sejarah model ini.
Sebagai pemimpin di segmen mobil mewah, BMW menghadirkan BMW i7 50 xDrive sebagai varian elektrik murni yang menjadi pionir penggunaan teknologi "Neue Klasse".
Kehadiran sedan flagship ini sekaligus menandai babak baru bagi pabrikan asal Jerman tersebut dalam mengintegrasikan sistem digital masa depan ke dalam lini kendaraan eksklusifnya.
Tampilan luar BMW i7 50 xDrive mencerminkan bahasa desain monolitik yang memberikan kehadiran visual sangat kuat. Bagian wajah didominasi oleh kidney grille BMW bertajuk "Iconic Glow" yang dipadukan dengan lampu kristal minimalis, memberikan identitas unik yang mudah dikenali.
Baca Juga: VW dan Xpeng Rilis ID. Unyx 09, Sedan Listrik Flagship Terbaru
Dengan panjang mencapai 5.395 mm dan jarak sumbu roda 3.215 mm, sedan ini menawarkan proporsi yang megah sekaligus aerodinamis dengan koefisien hambatan (drag coefficient) hanya 0,24.
Sektor performa menjadi daya tarik utama, di mana BMW i7 50 xDrive mengandalkan sistem penggerak semua roda (all-wheel drive) elektrik. Dua motor listrik yang terintegrasi mampu menghasilkan tenaga sistem sebesar 335 kW atau setara 455 dk dengan torsi mencapai 660 Nm.
Kemampuan ini memungkinkan sedan mewah tersebut melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 5,5 detik, sebelum mencapai kecepatan puncak 210 km/jam yang dibatasi secara elektronik.
Keunggulan teknologi baterai pada model ini juga patut diacungi jempol. Menggunakan teknologi sel Gen6 terbaru, i7 50 xDrive dibekali baterai dengan konten energi bersih 112,5 kWh yang mampu menempuh jarak antara 591 hingga 728 kilometer berdasarkan pengujian WLTP.
Untuk pengisian daya, sistem pengisian cepat DC berkekuatan 250 kW memungkinkan baterai terisi dari 10 hingga 80 persen hanya dalam 28 menit, memberikan fleksibilitas tinggi bagi penggunanya.
Interior i7 50 xDrive menyuguhkan perpaduan sukses antara material mewah dan inovasi digital. Pengemudi disambut oleh BMW Panoramic iDrive yang didukung Operating System X, sementara penumpang depan mendapatkan BMW Passenger Screen untuk pertama kalinya.
Di baris belakang, penumpang dimanjakan dengan BMW Theatre Screen beresolusi 8K yang menghadirkan pengalaman sinematik di tengah perjalanan, lengkap dengan dukungan audio dari Bowers & Wilkins dan teknologi Dolby Atmos.
Dalam hal kenyamanan berkendara, BMW menyematkan suspensi udara adaptif dua poros dengan peredam yang dikontrol secara elektronik sebagai fitur standar. Teknologi ini memastikan stabilitas dan kenyamanan maksimal, baik saat dikemudikan secara dinamis maupun saat menggunakan layanan sopir.
Selain itu, fitur Integral Active Steering opsional dapat memperkecil radius putar dari 13,1 meter menjadi hanya 12,3 meter, meningkatkan kelincahan manuver di area perkotaan yang padat.
Baca Juga: Revolusi Hatchback Listrik, Hyundai Ioniq 3 Gendong Baterai 61 kWh
Sisi keselamatan dan bantuan pengemudi pun ditingkatkan melalui integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem BMW Symbiotic Drive. Fitur Motorway Assistant memungkinkan pengemudi melepaskan tangan dari kemudi pada kecepatan hingga 130 km/jam di jalur tertentu, sementara City Assistant mendukung perjalanan navigasi dari satu alamat ke alamat lain di dalam kota.
Peningkatan sensor dan visualisasi navigasi pada BMW Maps memberikan kendali penuh serta keamanan berlapis bagi seluruh penumpang.
BMW Seri 7 generasi terbaru, termasuk varian i7 50 xDrive, diproduksi di pabrik BMW Group Dingolfing dengan standar keberlanjutan yang ketat. Penggunaan material sekunder, energi terbarukan, serta sel baterai ramah lingkungan menjadi bagian dari strategi 360 derajat BMW dalam mengurangi emisi CO2.
Peluncuran pasar secara global dijadwalkan mulai Juli 2026, mempertegas posisi BMW sebagai pemimpin inovasi otomotif dunia yang peduli pada masa depan lingkungan.
Spesifikasi data BMW i7 50 xDrive
| Fitur | Spesifikasi |
| Kategori Kendaraan | Battery Electric Vehicle (BEV) - Sedan |
| Sistem Penggerak | Electric All-Wheel Drive (xDrive) |
| Output Maksimal | 335 kW / 455 dk |
| Torsi Maksimal | 660 Nm |
| Kapasitas Baterai (Net) | 112.5 kWh |
| Jarak Tempuh (WLTP) | 591 – 728 km |
| Akselerasi 0-100 km/h | 5,5 detik |
| Kecepatan Tertinggi | 210 km/h (Terbatas Elektronik) |
| Daya Isi Cepat DC (Maks) | 250 kW |
| Waktu Isi DC (10-80%) | 28 Menit |
| Dimensi (P x L x T) | 5.395 mm / 1.950 mm / 1.550 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 3.215 mm |
| Volume Bagasi | 500 Liter |
| Koefisien Hambat (Cd) | 0.24 |
| Berat Kosong (EU) | 2.770 kg |