KabarOto.com - BMW menyiapkan pembaruan Seri 3 khusus pasar Tiongkok yang dijadwalkan meluncur pada 2027.
Sedan premium tersebut terungkap melalui dokumen homologasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok, dengan sejumlah perubahan pada dimensi, desain eksterior, hingga pilihan mesin.
Salah satu hal menarik dari BMW Seri 3 terbaru ini adalah dimensinya yang lebih panjang dibandingkan versi global.
Dimensi BMW Seri 3 2027 Lebih Panjang 100 mm
BMW Seri 3 versi Tiongkok memiliki panjang 4.865 mm, lebar 1.852 mm, dan tinggi 1.461 mm. Sementara jarak sumbu rodanya mencapai 2.970 mm.
Jika dibandingkan dengan BMW Seri 3 versi global, panjang bodinya bertambah sekitar 100 mm, sedangkan jarak sumbu roda mengalami peningkatan sekitar 110 mm.
Penambahan dimensi tersebut ditujukan untuk memberikan ruang kabin lebih lega, khususnya bagi penumpang di baris kedua. Hal ini mengikuti karakter konsumen di Tiongkok yang cenderung menyukai sedan dengan ruang kaki belakang lebih luas.

Menariknya, jarak sumbu roda BMW Seri 3 versi Tiongkok hanya terpaut sekitar 25 mm dari BMW Seri 5 generasi G60 yang memiliki wheelbase 2.995 mm.
Dari sisi eksterior, BMW masih mempertahankan karakter desain Seri 3. Salah satu perubahan yang terlihat terdapat pada penggunaan gagang pintu semi-tersembunyi untuk menggantikan desain gagang pintu tarik pada versi global.
Baca Juga: Jeep Wrangler Scrambler SRT Concept, Pikap 2 Pintu Ini Atapnya Bisa Dilepas
Perubahan tersebut juga berkaitan dengan regulasi keselamatan Tiongkok yang akan membatasi penggunaan gagang pintu tersembunyi sepenuhnya pada kendaraan baru mulai 2027.
BMW 325L dan 330L Pakai Mesin Turbo 2.000 Cc
Untuk sektor dapur pacu, BMW Seri 3 terbaru khusus China tetap mengandalkan mesin bensin empat silinder 2.000 cc dari B48.
Terdapat dua pilihan mesin yang ditawarkan, yakni BMW 325L dengan kode B48B20K dan BMW 330L yang menggunakan kode B48B20N.
Berdasarkan dokumen homologasi, BMW 325L memiliki daya nominal 172 kW. Sementara daya bersih maksimalnya tercatat 155 kW atau setara sekitar 208 dk. Varian ini memiliki kecepatan maksimum hingga 233 kpj.

Sementara itu, BMW 330L menawarkan performa lebih tinggi. Mesin B48B20N menghasilkan daya nominal 211 kW dengan daya bersih maksimal 190 kW atau sekitar 254 dk.
Kecepatan maksimum varian 330L mencapai 250 kpj.
Berikut perbandingan spesifikasi kedua varian berdasarkan dokumen homologasi:
| Spesifikasi | BMW 325L | BMW 330L |
|---|---|---|
| Kode mesin | B48B20K | B48B20N |
| Kapasitas mesin | 2.000 cc | 2.000 cc |
| Konfigurasi | 4 silinder | 4 silinder |
| Daya nominal | 172 kW | 211 kW |
| Daya bersih maksimal | 155 kW (208 dk) | 190 kW (254 dk) |
| Kecepatan maksimum | 233 kpj | 250 kpj |
| Berat kosong | 1.740 kg | 1.753 kg |
BMW belum mengungkapkan secara terperinci jenis transmisi maupun sistem penggerak yang digunakan pada kedua varian tersebut melalui informasi homologasi yang tersedia.
Baca Juga: Mobil Hybrid Jarak Tempuh Terpanjang November 2026, Ada yang Tembus 1.600 Km!
Menggunakan Pelek Sampai 20 Inci
Selain dimensi dan mesin, dokumen homologasi juga memperlihatkan pilihan ukuran pelek BMW Seri 3 terbaru.
Sedan ini tersedia dengan pelek berukuran 19 inci dan 20 inci.
Untuk pelek 19 inci, BMW menggunakan ban berukuran 245/40 di bagian depan dan 255/40 di belakang. Sementara pilihan pelek 20 inci menggunakan ban berukuran 245/35 di depan dan 255/35 di belakang.
BMW juga mencantumkan sudut approach 15 derajat dan departure 16 derajat.
Dari sisi bobot, BMW 325L memiliki berat kosong 1.740 kg. Sementara BMW 330L sedikit lebih berat, yakni 1.753 kg. Keduanya memiliki berat kotor kendaraan sebesar 2.230 kg.