Cek Rutin Kondisi Busi Motor, Ini Dampaknya Jika Lalai
KabarOto.com - Busi merupakan bagian penting dalam sebuah kendaraan, termasuk motor. Kondisi Busi yang melemah dapat mempengaruhi performa di jalan. Misalnya, pada kondisi saat menyalip, melaju di tikungan, atau berada di tengah kemacetan, mesin bisa saja brebet atau terparah mogok secara tiba-tiba.
"Karena itu, memahami kondisi busi bukan hanya soal menjaga performa motor, tetapi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan berkendara," ujar Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi.
Baca Juga: Belanja Kaliper Rem Pas Nataru, Begini Biar Enggak Asal Beli

Wahyu menyarankan, pemilik motor melakukan cek kondisi busi secara rutin, idealnya dilakukan setiap 4.000 kilometer, sementara penggantian disarankan 8.000 - 12.000 kilometer.
“Busi itu komponen kecil, tetapi efeknya sangat besar terhadap performa motor. Ketika mulai muncul gejala seperti mesin susah hidup atau motor terasa kurang bertenaga, itu tanda bahwa busi harus segera diperiksa. Pada kondisi seperti ini, tentu bisa menyulitkan pengendara apalagi saat motor digunakan,”
Di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi, menjaga performa motor sangat penting agar perjalanan tetap aman dan efisien. Menurutnya, memahami fungsi busi serta mengenali tanda-tanda busi melemah, pengendara dapat menghindari risiko mogok mendadak dan pengeluaran perbaikan yang lebih besar.
Baca Juga: Begini Cara Agar Mobil PHEV Efisien Dipakai Libur Nataru

Mengabaikan busi yang melemah bisa berdampak besar, terparah adalah risiko kerusakan mesin. Jika, motor mulai menunjukkan gejala tidak biasa, segera lakukan pemeriksaan di bengkel rekomendasi untuk memastikan motor tetap dalam kondisi terbaik.
Pastikan bengkel dapat mendiagnosa penyebab gangguan secara akurat, sekaligus melakukan perawatan atau penggantian komponen bila diperlukan. Pada akhirnya, keselamatan dan kenyamanan berkendara sangat bergantung pada perhatian pemilik terhadap kondisi komponen motor.
Baca Original Artikel