KabarOto.com - Kedatangan Marc Marquez membuat Francesco Bagnaia terlihat kesulitan. Namun, Pecco membantah dirinya kena mental.
Dua tahun sebelum kedatangan Marquez, Pecco bersaing untuk memperebutkan gelar juara. Tapi, di MotoGP 2025 dirinya tak dapat bersaing dengan rekan satu timnya.
Performanya terus memburuk setelah tidak dapat finis dalam lima balapan beruntun saat memasuki paruh kedua musim, sehingga berakhir di posisi kelima klasemen MotoGP 2025.
Baca Juga: Dampak Konflik Timur Tengah, MotoGP Qatar 2026 Ditunda Hingga Bulan November
Dominasi Marc Marquez
Sementara itu, Marc Marquez tampil mendominasi musim setelah memenangi 25 dari 36 balapan dalam 18 seri, sehingga meraih gelar juaranya yang kesembilan.
Memasuki musim MotoGP 2026, Bagnaia belum juga menunjukkan kebangkitannya setelah finis kesembilan di sprint race dan balapan utama di seri perdana yang digelar di Thailand.
Baca Juga: Marquez Setuju MotoGP Pangkas Mesin Jadi 850 cc di 2027
Adaptasi Motor Baru
Pembalap Italia menganggap kesulitannya ini sekedar karena perubahan di motor Ducati.
"Marc datang dan mendominasi. Anda tidak bisa mengatakan apapun yang menentang dia," ucap Bagnaia dikutip dari GPOne.
Menurutnya, saya tidak bisa menunggangi motor yang telah berubah dari tahun sebelumnya, ketika motornya sempurna.
"Aku sangat kesulitan, bukan karena Marc, tapi dengan fakta bahwa aku tidak dapat menunjukkan potensiku," jelas Bagnaia.