KabarOto.com - Kia secara resmi mengonfirmasi bila pihaknya akan meramaikan segmen otomotif paling kompetitif di dunia, yakni pikap midsize untuk pasar Amerika Serikat. Dalam pertemuan investor terbarunya, pabrikan asal Korea Selatan ini membeberkan strategi ambisius untuk menantang dominasi pabrikan lain dengan menawarkan teknologi mesin yang belum dimiliki pesaingnya.
Langkah ini menandai pergeseran besar bagi Kia, yang selama ini dikenal kuat di segmen SUV dan kendaraan listrik (EV), namun belum pernah menyentuh pasar truk di Amerika Utara.
Strategi utama Kia bukanlah bertarung dengan mesin diesel atau bensin konvensional, melainkan melalui elektrifikasi cerdas. CEO Kia, Ho Sung Song, mengungkapkan bahwa pikap masa depan ini akan menawarkan dua pilihan mesin, yakni sistem Hybrid (HEV), untuk efisiensi bahan bakar maksimal tanpa mengorbankan performa dan Range-Extender Electric Vehicle (EREV).
Merupakan kejutan terbesar, mesin ini berbeda dengan EV murni, karena sistem EREV menggunakan motor listrik yang menggerakkan roda, namun tetap membawa mesin pembakaran internal kecil berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai saat perjalanan jauh.
Teknologi ini dianggap sebagai solusi ideal bagi pemilik truk yang khawatir akan jarak tempuh (range anxiety) saat menarik beban berat atau melakukan off-road di wilayah terpencil.
Baca Juga: Kia Seltos Raih Rating Keselamatan Bintang Lima dalam Uji Tabrak Bharat NCAP

Pikap terbaru ini juga dipastikan menggunakan konstruksi body-on-frame yang sesungguhnya, sebagai syarat mutlak untuk bisa bersaing di kelas truk pekerja. Berbagi basis teknis dengan pikap Hyundai masa depan yang terinspirasi dari konsep Hyundai Boulder, mobil terbaru ini siap menarik perhatian konsumen.
Meskipun menggunakan sasis serupa, Kia berkomitmen memberikan identitas visual berbeda. Harapannya, desain pikap untuk pasar AS ini akan lebih diterima secara estetika dibandingkan Kia Tasman yang baru-baru ini diluncurkan untuk pasar Australia dan Asia.
Masuknya Kia ke segmen pikap bukan sekadar proyek sampingan. Ini adalah bagian dari rencana besar Plan S untuk mencapai target penjualan satu juta unit per tahun di Amerika Serikat pada 2030. Tak heran bila Kia menargetkan penjualan tahunan sebanyak 90.000 unit untuk model pikap ini.
Baca Juga: Kia EV2 Diproduksi Massal, Harga Diklaim Lebih Terjangkau
Mobil ini akan dipasarkan sebagai kendaraan gaya hidup sekaligus pekerja, dengan konfigurasi double-cab dan menawarkan ruang kabin setara SUV premium namun memiliki bak belakang fungsional.
Selain pengumuman pikap, Kia juga mengonfirmasi bahwa mereka akan menggandakan jumlah model hybrid di Amerika Serikat, dari 4 model menjadi 8 model. Model-model populer seperti Telluride dan Sportage dipastikan akan mendapatkan pembaruan teknologi hybrid dan range-extender untuk mempertahankan dominasi mereka di pasar SUV.