OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Kolaborasi dengan Huawei dan Xiaomi, Toyota bZ7 Dibanderol Rp300 Jutaan

Dian Tami Kosasih - Senin, 20 April 2026
OtoNews Oto News Produk Baru Mobil News

KabarOto.com - Toyota secara resmi hadir dalam persaingan kendaraan listrik (EV) global. Menjadi joint venture GAC-Toyota, raksasa otomotif asal Jepang ini resmi meluncurkan Toyota bZ7, sebuah sedan listrik flagship yang mampu mencatatkan angka pemesanan fantastis, hanya dalam satu jam pertama pemesanan dibuka.

Berhasil terjual 3.100 unit hanya dalam 60 menit, strategi harga yang sangat agresif dan fitur teknologi mutakhir membuat mobil ramah lingkungan tersebut berhasil menarik perhatian konsumen di Tiongkok.

Baca Juga: Perbedaan Toyota Veloz Hybrid V vs Q, Mana yang Layak Dipilih?

Daya tarik utama dari Toyota bZ7 terletak pada harga yang ditawarkan. Untuk pasar Tiongkok, varian dasar mobil ini dibanderol mulai dari ¥147.800 atau sekitar Rp 345 jutaan. Sedangkan varian tertinggi dijual ¥199.800 atau sekitar Rp 465 jutaan.

Sebagai perbandingan, meskipun bZ7 memiliki dimensi lebih besar dari Tesla Model S, harganya justru jauh lebih murah daripada Tesla Model 3. Strategi ini menempatkan Toyota dalam posisi unik, karena menawarkan kenyamanan kelas flagship dengan harga mobil entry-level.

Toyota bZ7 memiliki panjang 5.130 mm dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 3.020 mm. Ini menjadikannya sebuah sedan besar yang mampu memberikan ruang kabin sangat lega.

Masuk ke bagian interior, Toyota menyematkan kursi depan Zero-Gravity yang dilengkapi fitur pemanas, ventilasi, dan fungsi pijat. Selain fokus pada kenyamanan penumpang, Toyota juga memadukan desain minimalis dan mewah, karena dominasi layar sentuh mengambang sebesar 15,6 inci.

Salah satu alasan kuat bZ7 begitu diminati di Tiongkok adalah integrasi ekosistem teknologi yang sangat lokal dan relevan. Toyota bekerja sama dengan dua raksasa teknologi China, yakni Huawei dan Xiaomi.

Menggunakan sistem infotainment bZ7 untuk menjalankan HarmonyOS, Huawei menjamin konektivitas lancar dan antarmuka sangat responsif. Sedangkan Xiaomi memberikan integrasi dengan ekosistem smart-home, sehingga memungkinkan pengemudi untuk mengontrol perangkat rumah tangga langsung dari dasbor mobil.

Baca Juga: Toyota Yaris Cross Facelift 2026, Mesin Hybrid Bertenaga dan Fitur SakuraTouch

Selain itu, sisi keamanan mobil ini didukung 27 sensor canggih, termasuk LiDAR yang dipasang di atap, 11 kamera definisi tinggi, serta berbagai radar gelombang milimeter dan ultrasonik untuk sistem bantuan pengemudi otonom.

Meski tidak dirancang untuk adu kecepatan seperti Tesla Model S Plaid, bZ7 menawarkan performa mumpuni untuk penggunaan harian. Tenaga yang mampu dihasilkan mobil ini mencapai 278 dk karena menggunakan baterai LFP dengan pilihan kapasitas 71 kWh dan 88 kWh.

Berdasarkan standar CLTC, varian tertingginya diklaim mampu menempuh jarak hingga 710 km. Toyota juga mengklaim pengisian cepat (fast charging), karena pengemudi dapat menambah jarak tempuh 300 km dalam waktu 10 menit.

Baca Artikel Asli