KabarOto.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) secara resmi merilis data penjualan mobil nasional untuk periode Mei 2026. Meski penjualan wholesales (pabrik ke diler) Mei 2026 mengalami koreksi 14,3% menjadi 69.219 unit dibandingkan April 2026, persaingan antarmerek justru menyajikan dinamika sangat menarik.
Tak hanya itu, penjualan ritel (diler ke konsumen) Mei 2026 juga mengalami penurunan 5,1% menjadi 71.890 unit dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca Juga: Penjualan Toyota Terus Menurun, Ditekan Merek-merek Asal Tiongkok
Toyota masih kokoh sebagai penguasa pasar tunggal di Indonesia. Namun, sorotan utama tertuju pada pergerakan agresif pabrikan asal Tiongkok, khususnya Jaecoo dan Geely, karena berhasil masuk 10 besar.
Kejutan terbesar datang dari Jaecoo. Merek di bawah naungan Chery Group ini langsung merangsek ke posisi ke 5 pada performa wholesales dengan membukukan pengiriman sebanyak 3.000 unit, mengalahkan Honda dan Isuzu.

Selain itu, Geely berhasil unjuk gigi, karena sukses menembus peringkat 10 besar untuk penjualan wholesales dan ritel. Hal ini menandakan penerimaan pasar yang sangat positif terhadap lini produk terbaru mereka.
Sementara itu, raksasa EV asal China, BYD, mencatatkan rapor merah. Setelah sempat agresif di bulan sebelumnya, pabrikan mobil listrik ini terlempar dari 10 besar untuk penjualan wholesales maupun ritel.
Baca Juga: Penjualan Mobil Naik 12,5 Persen, Industri Otomotif Tumbuh di Tengah Gejolak Ekonomi
Untuk lebih jelasnya, berikut daftar merek mobil terlaris Mei 2026:
wholesales
- Toyota – 24.846 unit
- Daihatsu – 11.140 unit
- Suzuki – 6.108 unit
- Mitsubishi Motors – 4.166 unit
- Jaecoo – 3.000 unit
- Isuzu – 2.570 unit
- Honda – 2.378 unit
- Mitsubishi Fuso – 2.371 unit
- Hino – 2.056 unit
- Geely – 1.710 unit
Retail
- Toyota – 21.379 unit
- Daihatsu – 12.531 unit
- Suzuki – 5.917 unit
- Mitsubishi Motors – 5.763 unit
- Honda – 3.646 unit
- Jaecoo – 3.000 unit
- BYD – 2.892 unit
- Mitsubishi Fuso – 2.447 unit
- Isuzu – 2.231 unit
- Geely – 2.005 unit