KabarOto.com - Mesin rotary atau rotor ikonik dengan merek mobil Mazda. Mesin tersebut merupakan salah satu mesin yang paling unik dan menarik di dunia otomotif. Dikembangkan pertama kali oleh Felix Wankel pada tahun 1957, mesin ini telah menjadi ikon dalam sejarah Mazda.
Meski demikian, di balik keunikan dan kelebihannya, terdapat pula beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan.
Baca Juga: Mengenal Serba Serbi Mesin American Muscle yang Terkenal Gahar
Kelebihan Mesin Rotary
- Tenaga yang Besar: Mesin rotary memiliki kemampuan menghasilkan tenaga yang besar untuk ukurannya. Ini disebabkan oleh kepadatan tenaga yang tinggi yang dimilikinya.
- Rotasi yang Halus: Salah satu kelebihan utama dari mesin rotary adalah rotasi yang halus dan tidak bergetar. Hal ini berbeda dengan mesin piston konvensional yang memiliki piston dan silinder.
- Bobot yang Ringan: Mesin rotary cenderung lebih ringan dibandingkan dengan mesin piston konvensional karena tidak memiliki komponen seperti piston dan silinder.
Baca Juga: Sejarah Motor Balap Yamaha 0W23, Antar Gelar Juara Dunia GP500
Kekurangan Mesin Rotary
- Konsumsi Bahan Bakar yang Boros: Salah satu kelemahan utama mesin rotary adalah konsumsi bahan bakarnya yang boros dibandingkan dengan mesin piston konvensional.
- Emisi yang Tinggi: Mesin rotar cenderung menghasilkan emisi yang lebih tinggi karena pembakarannya yang tidak sempurna.
- Biaya Produksi yang Tinggi: Biaya produksi mesin rotary lebih tinggi karena kompleksitasnya dan proses produksi yang rumit.
Meskipun memiliki kekurangan, mesin rotary 4 rotor Mazda tetap menjadi salah satu inovasi yang menarik dalam industri otomotif. Dengan potensi tenaga besar dan efisiensi tinggi, mesin ini memiliki tempat yang unik dalam sejarah Mazda.

