Opsen Pajak Berlaku, Bagaimana Nasib Penjualan Sepeda Motor 2026?
KabarOto.com - Memasuki tahun baru 2026, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengaku pasar motor domestik masih memiliki potensi untuk terus bertumbuh dengan berbagai tantangan ekonomi yang harus dihadapi masyarakat Indonesia.
Pemberlakuan opsen sebagai pajak tambahan yang diberlakukan di awal tahun oleh sejumlah pemerintah daerah, dikhawatirkan akan menjadi batu ujian pertama bagi pelaku industri di awal tahun 2026 ini.
Baca Juga: Importir Umum Tentang IEU-CEPA, Jual Mobil Eropa Makin Moncer?

”Kami memahami kebutuhan kenaikan pendapatan setiap pemerintah daerah. Kalaupun ada kenaikan opsen, kami berharap dapat diberikan juga insentif dengan tidak menaikkan pajak kendaraan sehingga dampaknya tidak berpengaruh ke permintaan konsumen,” ujar Sigit Kumala selaku Ketua Bidang Komersial AISI.
Sigit mengungkapkan efek berganda kondisi geopolitik global berpotensi memengaruhi perekonomian dan pasar motor domestik. Selain pertumbuhan ekonomi, harga komoditas dan kondisi cuaca akan mempengaruhi stabilitas daya beli masyarakat tahun ini.
Baca Juga: Toyota dan Gazoo Racing Resmi Berpisah, Begini Penjelasannya

Dukungan lembaga pembiayaan yang kuat juga akan mampu mendorong terjadinya realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik.
”Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit,” katanya.
Baca Original Artikel