Pembalap Profesional Beberkan Cara Hadapi Pecah Ban Anti Panik

Kipli Rabu, 28 Januari 2026

KabarOto.com - Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan jika ingin tenang membawa kendaraan terutama roda empat. Salah satu yang penting diperhatikan adalah bagian ban dan roda.

"Pecah ban, itu biasanya rata-rata penyebabnya ada tiga hal, pertama sudah kedaluwarsa dan ada keretakan pada struktur ban, enggak mesti terlihat retak dan pecah-pecah," kata Rifat Sungkar selaku Pembalap reli.

Baca Juga: Supercar Hyptec SSR Pecahkan Rekor Dunia Drifting 213 kpj

Ia bilang hal tersebut rata-rata karena tekanan anginnya sering kurang. "Kalau tekanan kurang dari awal, side wall-nya pasti bisa rusak. Ditambah lagi ketika lagi mudik, biasanya bawa beban berat. Ini bukan karena bannya meledak begitu saja," beber Rifat.

Selanjutnya ia bilang, yang paling penting adalah bagaimana cara menghindari kerusakan atau pecah ban. "Ini pelajaran dasar. Ketika kita lihat, bereaksi, dan injak rem itu biasanya 3 detik. Waktu ini wajibnya dulu. Kalau di mobil balap itu titik remnya sudah ada. Nah di jalan raya, kita perlu siapkan room for error," sambungnya.

Baca Juga: Test Drive BMW M2 Competition - Roket Mungil Jerman Penurut Diajak Drifting

"Kalau ban pecah, jangan melakukan tindakan tiba-tiba. Ketika ban pecah, kaget, direm, melintir, kondisi ban sudah pecah malah enggak bisa di rem, mau counter-steer juga tetap berpotensi terbalik," katanya.

Ketika ban kempis, mobil masih bisa jalan walaupun hanya sisa peleknya.

"Jalan saja pelan-pelan, paling rusak sedikit daripada risiko lain lebih besar. Antisipasinya dengan jiwa tenang," tutupnya.

Bagikan

Baca Original Artikel