OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Pertamina Sebut Pertalite Makin Diminati Masyarakat

Edo Permanadhita - Rabu, 26 September 2018
OtoNews Eksekutif Mobil Motor

KabarOto.com - Sepertinya, minat masyarakat terhadap bahan bakar minyak jenis Pertalite semakin hari makin meningkat. Hal ini terlihat dari pertumbuhan konsumsi Pertalite di provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten yang naik hingga 37% pada Agustus 2018 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Menurut Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati, kenaikan konsumsi Pertalite terjadi paling besar di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. “Wilayah lainnya juga mengalami kenaikan namun di dua wilayah ini yang paling pesat pertumbuhannya,” ujarnya.

Dian menambahkan, pertumbuhan konsumsi Pertalite utamanya didorong oleh kesadaran masyarakat untuk menggunakan bahan bakar dengan kualitas yang lebih baik. Hal ini juga didorong oleh karakter mesin kendaraan masa kini, yang mensyaratkan BBM dengan kualitas yang lebih tinggi.

“Minat masyarakat yang semakin tinggi ini juga kami imbangi dengan peningkatan pelayanan seperti pengiriman dan kualitas pelayanan di SPBU,” tambahnya.

Baca Juga: Honda Brio 2013, Si Mungil Bertenaga Turbo 349dk

Untuk mendukung masyarakat agar beralih dari membeli BBM bersubsidi, Pertamina juga menggelar program Berkah Energi Pertamina (BEP).

Program ini merupakan undian dengan beragam hadiah seperti umroh, Mercedes-Benz, Harley-Davidson, Innova, NMax dan hadiah lainnya, yang hanya bisa diikuti oleh konsumen yang membeli produk Pertamina non subsidi.

SPBU Pertamina

“Program ini berlaku di seluruh SPBU se-Indonesia dan bisa diikuti dengan download aplikasi MyPertamina di ponsel. Hingga saat ini sudah ribuan orang yang mengikuti program tersebut, namun karena masa programnya hingga tahun depan, jadi masih banyak kesempatan untuk ikut serta,” tambahnya.

Selain itu, sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan bahan bakar berkualitas, Kilang Pertamina RU VI Balongan juga telah mampu memproduksi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dan Pertamax Turbo Low Sulfur High Quality dengan standar emisi Euro IV.

Baca juga: Wuiihhh.. Vespa Kayu Ini Sempat Ditawar Rp 1,9 Miliar

Kemampuan produksi Pertamax Turbo Low Sulfur High Quality di RU VI Balongan sebesar 60.000 barel per bulan. Saat ini, RU VI Balongan masih menjadi satu-satunya kilang Pertamina yang mampu memproduksi Pertamax Turbo yag memiliki RON 98 tersebut. Sedangkan kemampuan produksi Pertamax Low Sulfur kurang lebih 700.000 barel per bulan.

"Produksi Pertamax Turbo dan Pertamax 92 Low Sulfur High Quality di RU VI Balongan merupakan salah satu bentuk sebagai komitmen PT Pertamina dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar yang syarat akan nilai-nilai lingkungan hidup," ujar GM Pertamina RU VI Balongan, Joko Widi Wijayanto.

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT