OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Potensi Kencang SF-26 Ferrari Tertahan Trafik di F1 Hungaria 2026

Kusnadi Chahyono - 2 jam, 47 menit lalu
OtoSport Formula One

KabarOto.com - Scuderia Ferrari HP harus puas membawa pulang posisi keempat dan kelima melalui Charles Leclerc dan Lewis Hamilton pada gelaran F1 Hungaria 2026. Hasil ini dinilai jauh dari ekspektasi mengingat potensi riil jet darat SF-26 yang sebenarnya sanggup bersaing di barisan depan.

Karakter Sirkuit Hungaroring yang sempit dan minim area overtaking menuntut eksekusi balapan yang sempurna. Sayangnya, kombinasi hasil kualifikasi yang krusial, start yang kurang mulus, hingga drama di pit lane membuat duo pembalap tim Maranello tersebut terjebak dalam trafik sepanjang lomba.

Start Buruk dan Masalah Cengkeraman Ban

Nasib kurang beruntung langsung menimpa Ferrari begitu lampu hijau menyala. Charles Leclerc, yang memulai balapan dari posisi kedua dengan ban Soft bekas di sisi jalur yang kotor, mengalami wheelspin parah sehingga melorot ke posisi kelima sebelum Tikungan 1.

Leclerc mengakui bahwa kegagalan saat start menjadi momentum paling merugikan dalam balapannya.

Kami kehilangan beberapa posisi saat start, dan di trek seperti ini, di mana menyalip sangat sulit, kami tidak bisa bangkit dari situasi tersebut. Tantangan utama balapan saya adalah grip. Mobil-mobil baru ini sangat sensitif terhadap perubahan kecil dan kompon ban yang sama bisa terasa berbeda di setiap stint,

ungkap Leclerc usai balapan.

Sementara itu, Lewis Hamilton yang start menggunakan ban Soft baru gagal melewati Oscar Piastri dan Max Verstappen. Ia menyelesaikan lap pertama di posisi keempat, tepat di depan Leclerc. Sejak saat itu, kedua SF-26 kesulitan mendapat clean air untuk mengejar rombongan terdepan.

Scuderia Ferrari pit stop
Pit stop Scuderia Ferrari HP

Drama Pit Lane dan Penalti Hamilton

Upaya undercut strategi yang dilakukan Hamilton pada lap 13 sempat berhasil melewati Verstappen, namun pembalap Red Bull Racing tersebut mampu merebut kembali posisinya di lintasan.

Momen krusial terjadi pada lap 55 saat mobil Oscar Piastri mogok di lintasan. Tim memutuskan melakukan double stop untuk memasang ban Soft pada kedua mobil. Sayangnya, eksekusi strategi ini tidak berjalan mulus bagi Hamilton.

Selain disalip Verstappen dan Kimi Antonelli saat keluar dari pit lane, Juara Dunia tujuh kali tersebut juga dijatuhi penalti lima detik akibat speeding di area pit lane. Hasil penalti tersebut menggeser Hamilton ke posisi kelima di belakang Leclerc.

Hamilton tidak menutupi rasa kecewanya karena gagal mengamankan hasil maksimal meski performa SF-26 sebenarnya sangat menjanjikan.

Sangat frustrasi pulang dengan hasil yang minim ketika potensinya sebenarnya ada di sana. Beberapa balapan terakhir merugikan bagi saya karena terlalu banyak poin yang terbuang. Namun, saya masih di posisi kedua klasemen, perjalanan masih panjang, dan ada banyak peluang di depan,

pukas Hamilton.
Lewis Hamilton
Lewis Hamilton

Evaluasi Menjelang Jeda Musim Panas

Prinsipal Tim Ferrari, Fred Vasseur, mengakui bahwa akhir pekan di Hungaria dipenuhi banyak kesalahan eksekusi sejak sesi kualifikasi.

Balapan tidak berjalan baik bagi kami, terlalu banyak masalah dan kesalahan. Namun dari sisi positifnya, kami sedikit memangkas jarak poin dari Mercedes. Sekarang waktunya mengisi ulang energi untuk kembali lebih kuat di paruh kedua musim,

kata Fred Vasseur.

Hasil 22 poin dari Hungaroring tetap mengamankan posisi Scuderia Ferrari HP di peringkat kedua klasemen Konstruktor. Di kategori Pembalap, Lewis Hamilton bertahan di peringkat kedua, disusul Charles Leclerc di posisi keempat.

Formula 1 kini memasuki jeda musim panas sebelum kembali beraksi di Sirkuit Zandvoort, Belanda, pada 23 Agustus mendatang.

Evaluasi Menjelang Jeda Musim Panas

Charles Leclerc mengungkapkan tantangan utamanya sepanjang balapan adalah menemukan cengkeraman (grip) yang konsisten dari karakter mobil generasi baru ini. Meski demikian, ia mengapresiasi kerja keras tim di Maranello yang terus membawa paket pembaruan (upgrade) performa.

Senada dengan Leclerc, Lewis Hamilton merasa frustrasi karena gagal mengonversi potensi besar SF-26 menjadi podium. Kendati kehilangan banyak poin dalam beberapa balapan terakhir, Hamilton menegaskan fokusnya kini tertuju pada paruh kedua musim.

Hasil 22 poin dari Hungaroring tetap mengamankan posisi Scuderia Ferrari HP di peringkat kedua klasemen Konstruktor. Di kategori Pembalap, Lewis Hamilton bertahan di peringkat kedua, disusul Charles Leclerc di posisi keempat.

Formula 1 kini memasuki jeda musim panas sebelum kembali beraksi di Sirkuit Zandvoort, Belanda, pada 23 Agustus mendatang.

Baca Artikel Asli