KabarOto.com - Di dunia balap reli, nama Opel Manta memegang tempat istimewa sebagai simbol ketangguhan, efisiensi mekanis, dan desain sporty khas pabrikan Jerman. Opel Manta 400 adalah mobil reli legendaris Group B dengan penggerak roda belakang (RWD).
Dikenal luas sejak era 1970-an hingga puncaknya di era Grup B pada 1980-an, coupe berpenggerak roda belakang (rear-wheel drive) ini tidak hanya memikat pecinta otomotif jalan raya, tetapi juga mengukir jejak prestasi emas di lintasan tanah, aspal, dan salju di seluruh dunia.
Awal Mula dan Evolusi di Lintasan Balap
Kisah Opel Manta di ajang reli bermula dari generasi Manta A yang diperkenalkan pada tahun 1970. Awalnya dirancang sebagai mobil sports coupe harian untuk menyaingi Ford Capri, keandalan sasis dan kemudahan modifikasi mesin Manta dengan cepat menarik perhatian para pereli independen dan tim pabrikan.
Transisi besar terjadi saat Opel meluncurkan Manta B pada pertengahan 1970-an. Kesuksesan saudaranya, Opel Ascona 400, yang memenangkan kejuaraan dunia World Rally Championship (WRC) pada tahun 1982 bersama Walter Röhrl, mendorong Opel untuk mentransfer teknologi tersebut ke bodi Manta yang lebih aerodinamis. Maka lahirlah Opel Manta 400 pada tahun 1983 yang dihomologasi khusus untuk kategori Grup B yang sangat kompetitif.
Baca Juga: Sejarah Lancia 037, Warisan Balap legendaris Group B Rally
Spesifikasi dan Prestasi Gemilang
Di balik kap mesin Opel Manta 400 tertanam mesin 4 silinder, 16 katup, berkapasitas 2.400 cc, hasil racikan Cosworth ini mampu menghasilkan tenaga hingga 275–280 dk dan 300 Nm pada 5.200 rpm. Untuk transmisi menggunakan manual dengan 5 percepatan dari Getrag.
Meskipun harus bersaing ketat dengan mobil-mobil berpenggerak empat roda (all-wheel drive) dan berteknologi turbocharger seperti Audi Quattro, Manta 400 mengandalkan bobotnya yang ringan, distribusi bobot presisi, serta daya tahan mesin yang luar biasa di medan-medan ekstrem.
Beberapa pencapaian dan rekor penting Opel Manta
Dominasi Kejuaraan Reli Britania (British Rally Championship): Opel Manta menjadi penguasa mutlak di Inggris. Jimmy McRae (ayah dari legenda WRC Colin McRae) meraih gelar juara BRC pada tahun 1984 dan 1987 bersama Manta 400. Russell Brookes juga membawa Manta menjuarai BRC pada tahun 1985.
Podium WRC dan Safari Rally: Di ajang WRC, Manta 400 meraih hasil impresif di lintasan berat seperti Safari Rally Kenya (posisi ke-3 pada 1984 dan 1985), membuktikan keandalannya saat mobil berteknologi tinggi lainnya justru gugur karena masalah mekanis.
Kemenangan Nasional & Internasional: Manta mengantongi puluhan kemenangan di ajang reli nasional di seluruh Eropa, termasuk Prancis, Irlandia, dan Belgia, di tangan pereli ternama seperti Henri Toivonen, Guy Fréquelin, dan Ari Vatanen.
Baca Juga: Henri Toivonen, Pembalap 'Korban' Keganasan Rally Group B
Warisan Sang Pahlawan Penggerak Roda Belakang
Ketika era Grup B berakhir pada akhir tahun 1986, Opel Manta tercatat sebagai salah satu mobil reli berpenggerak roda belakang (RWD) tersukses yang pernah dibuat. Suara raungan khas mesin Cosworth 2.4 dan aksi drifting mengagumkan di tikungan-tikungan tajam menjadikannya favorit penggemar di setiap belokan lintasan.
Hingga hari ini, Opel Manta tetap menjadi mobil ikonik di ajang reli restorasi/ klasik (historic rally). Keberadaannya bukan sekadar catatan sejarah, melainkan bukti nyata kejayaan di era emas balap reli dunia.

