OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Sudah Tersedia di 6.050 SPBU, Pemerintah Perkuat Uji Teknis Biodiesel B50

Dian Tami Kosasih - Rabu, 16 September 2026
OtoNews News

KabarOto.com - Langkah Indonesia menuju kemandirian energi nasional melalui program mandatori biodiesel terus dimatangkan. Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemerintah terus mengawal implementasi B50, yang telah resmi di distribusikan sejak 1 Juli 2026.

Hingga pertengahan September 2026, penyaluran bahan bakar B50 dilaporkan telah menjangkau 6.050 dari total 6.412 SPBU di seluruh wilayah Indonesia. Capaian ini menunjukkan 94 persen jaringan pengisian bahan bakar umum nasional telah siap melayani kendaraan diesel dengan standar B50.

Baca Juga: Yamaha NMAX Neo Makassar-Toraja, Pulang-Pergi Irit BBM Tembus 40,6 Kpl

Program B50

Untuk memastikan kesiapan teknis dan meminimalisir kendala pada mesin kendaraan harian masyarakat, Kementerian ESDM menggelar forum Sosialisasi Aspek Teknis Implementasi B50 Sektor Otomotif di Tangerang Selatan pada Selasa (15/9/2026). Forum ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi, uji teknis, serta dialog terbuka antara pemerintah dan para pemangku kepentingan di industri otomotif.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM yakni Eniya Listiani Dewi, menyampaikan bahwa koordinasi intensif dengan para produsen dan asosiasi otomotif menjadi pilar utama dalam menyukseskan program B50. Pemerintah berkomitmen untuk terus membuka pintu diskusi demi menyerap berbagai masukan teknis dari lapangan.

Yang pasti kita semua saling menginfokan untuk keluhan-keluhan di otomotif itu apa saja sih, ayo kita diskusikan dan forum ini kami buka terus. Kami buka terus untuk kita saling berkomunikasi,

ujar Eniya.

Selain itu, Eniya menegaskan, tanggal 30 September 2026 merupakan tenggat waktu terakhir untuk tahap relaksasi transisi B50. Oleh karena itu, seluruh kegiatan persiapan, sosialisasi, hingga penyesuaian teknis harus rampung sebelum implementasi penuh diberlakukan per 1 Oktober 2026.

Dari sisi rantai pasok dan logistik, dari total 104 terminal titik serah (Terminal BBM) yang tersebar di Indonesia, sebanyak 76 terminal telah sepenuhnya menyalurkan B50. Sementara itu, 28 terminal sisanya saat ini masih berada dalam tahap transisi penyesuaian dari pasokan B40 menuju B50.

Pengetatan Spesifikasi Mutu dan Pengujian Hingga 100.000 Km

Mengingat persentase campuran yang semakin tinggi, pemerintah terus melakukan pengawasan kualitas mutu (quality control). Kementerian ESDM telah memperketat standar spesifikasi bahan bakar B50 dibandingkan regulasi B40 sebelumnya. Langkah ini diambil untuk memastikan karakteristik B50 aman digunakan pada mesin diesel modern bertengsi tinggi.

Beberapa penyesuaian spesifikasi yang diperketat antara lain penurunan batas maksimum kandungan air (water content) untuk mencegah timbulnya endapan mikroba atau korosi, serta peningkatan persyaratan stabilitas oksidasi (oxidation stability) guna memperpanjang masa simpan bahan bakar di dalam tangki kendaraan maupun tangki penyimpanan SPBU.

Baca Juga: Toyota Glanza Terbaru Irit BBM 24 Kilometer per Liter, Harga Rp120 Jutaan

Tak hanya sosialisasi pedoman umum penanganan, penyimpanan, dan instruksi kerja teknis bagi sektor otomotif, Kementerian ESDM juga menggandeng pabrikan otomotif untuk mengumpulkan data riil penggunaan B50 pada kendaraan operasional harian. Pengujian ini direncanakan mencakup pemantauan performa mesin secara bertahap hingga mencapai jarak tempuh 100.000 kilometer.

Proses evaluasi teknis, pemeriksaan komponen mesin, serta pengujian kualitas bahan bakar dalam skema ini didukung penuh oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS).

Dengan pengetatan mutu, pengujian jarak jauh yang presisi, serta penyelesaian masa transisi di terminal BBM, pemerintah optimistis penggunaan B50 tidak hanya mampu mereduksi ketergantungan pada impor BBM fosil, tetapi juga tetap menjamin keandalan dan daya tahan mesin kendaraan yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari.

Baca Artikel Asli