KabarOto.com - Valentino Rossi menilai setelah kedatangan Marc Marquez ke Ducati membuat Francesco Bagnaia kalah mentereng.
Menurutnya, Bagnaia tidak benar-benar kehilangan tajinya di lintasan. Namun, Rossi menilai anak didiknya ini tidak berada dalam kondisi terbaiknya.
"Tahun lalu, dia sebenarnya benar-benar 'lapar' dan menunjukkan performa terbaiknya. Namun, dia memang kelihatan agak hilang arah belakangan ini," kata Rossi dikutip dari Motosan.
Baca Juga: Marquez Setuju MotoGP Pangkas Mesin Jadi 850 cc di 2027
Marc Marquez Juara Dunia
Marquez sendiri langsung nyetel saat pertama kali bergabung dengan Ducati, sehingga langsung meraih gelar juara dunia.
Hal tersebut yang membuat mental Bagnaia terganggu. Menurut Rossi, Marquez punya pendekatan berbeda dengan Bagnaia.
"Ketika Marquez pertama kali datang dan langsung bisa tampil kencang. Kondisi ini tidak mudah secara mental bagi Bagnaia," jelas Rossi.
Baca Juga: Ambisi Marc Marquez di MotoGP 2026, Tak Hanya Pertahankan Gelar
Rossi menjelaskan bahwa Pecco ingin melakukan dengan sempurna, dia punya gaya balap yang bersih. Sedangkan, Marquez bisa melaju kencang saat segalanya datang tak sempurna.
Selain itu, Bagnaia juga kerap bermasalah dengan setting-an ban saat balapan. Dia selalu mengalami penurunan performa di akhir-akhir balapan.
"Tahun lalu, Pecco sangat kuat di akhir-akhir perlombaan. Dia selalu memiliki daya cengkeram ban lebih baik daripada pembalap lain. Sekarang dia justru lebih lambat di lap-lap terakhir," tutup Rossi.