Sebanyak 80% kecelakaan yang terjadi di jalan raya pada umumnya disebabkan oleh faktor kelalaian manusia (human error) sedangkan sisanya 20% disebabkan oleh faktor alat, lingkungan, sistem kerja dan bencana alam.
Salah satu faktor kelalaian manusia yang dapat menyebabkan kecelakaan adalah kebiasaan yang sering dilakukan dan dianggap sepele seperti tidak menutup pintu mobil dengan rapat. Bentuk kelalaian satu ini tentunya sangat membahayakan bagi penumpang.
Kurang rapatnya menutup pintu mobil, hal ini sering terjadi dan banyak kita temui di jalan. Disadari atau tidak, kejadian seperti ini sangat membahayakan keselamatan penumpang yang duduk di sebelah pintu yang tidak tertutup rapat.
Karna perlu diketahui jika ada daya dorong ketika kendaraan berbelok. Jadi, pintu bisa terdorong dan terbuka jika tidak tertutup secara rapat. Turbulensi udara yang masuk melalui pintu yang tidak tertutup rapat juga sangat membahayakan. Pintu yang tidak tertutup secara rapat juga berpotensi mengenai pengendara lain. Terlebih ke pengendara lain yang melintas dengan cepat.
Untuk keamanan lebih, saat ini sebagian mobil keluaran terbaru telah menyediakan fitur/lampu indikator yang akan memberitahu dan memberikan peringatan jika pintu dalam keadaan terbuka atau belum tertutup rapat.
Namun sayangnya di mobil versi lama, fitur ini belum dihadirkan. Oleh karena itu para pengemudi mobil lawas perlu meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan. Pastikan dan periksa pintu mobil apakah sudah tertutup rapat serta dalam posisi yang benar sebelum melaju ke tempat tujuan. Selalu lakukan double check terutama ketika Anda berkendara dengan anak-anak Anda.
Salah satu cara untuk memastikan pintu mobil telah . . Salah satu cara untuk memastikan pintu mobil telah tertutup dengan benar atau belum adalah melalui lampu kabin. Posisikan di tulisan ‘door’ agar lampu dapat mendeteksi kerapatan pintu ketika ditutup. Lampu kabin akan menyala jika ada pintu yang belum tertutup rapat. Dengan cara itu, Anda bisa mengetahui bahwa masih ada pintu yang belum tertutup rapat
Para pengemudi juga harus mengingat empat kunci untuk menjadi pengemudi yang defensive. Alertness (kewaspadaan), Awareness (kesadaran), Attitude (skap, mental) serta Anticipation (antisipasi, menjaga segala kemungkinan).
Hendaknya sebelum melakukan perjalanan, lakukan Pre Trip Inspections (Pengecekkan Pada Kendaraan). Jangan melihat hal ini sebagai hal sepele dan malas untuk dilakukan. Karena hal kecil bisa berakibat fatal bila diremehkan. Seperti pengecekkan bodi luar mobil, spion, kondisi ban serta tekanan angin.
Baca Juga: