3 Seniman Buat Atap MINI Jadi Karya Menarik

3 Seniman Buat Atap MINI Jadi Karya Menarik

KabarOto.com – MINI melakukan kerja sama dengan tiga orang seniman, untuk merombak atap MINI jadi sebuah kaya seni yang menarik dan memiliki arti. MINI Rooftop Collection terbaru ini bakal bisa dipesan mulai 1 November 2021, mengisi daftar pemesanan di shopminiusa.com untuk mendapatkan salah satunya.

Walau harga belum ditentukan, tetapi MINI menerangkan bahwa mobil akan tersedia dalam empat hingga enam minggu. MINI juga berencana untuk membuat dengan jumlah yang terbatas dari setiap desain.

Baca juga: Paket MINI Shadow Edition Untuk Pencinta Warna Gelap

Desain pertama dibuat oleh Rich Tu, menciptakan gambar tangan dengan mata di tengah dan gambar abstrak keriting mengelilinginya. Dia menyebut karya itu Hiraya, yang berasal dari kata Filipina berarti buah harapan, impian, dan aspirasi. Rich adalah seniman Filipina-Amerika, tinggal di Brooklyn, New York. Profesinya menjadi pembawa acara podcast First Generation Burden berisi tentang persimpangan imigran dan komunitas kreatif.

Lalu karya seni dari Shane Griffin ChromaFlow menggambarkan apa yang tampak seperti lembaran multi-warna tertiup angin. Ia adalah seniman visual pemenang penghargaan yang berasal dari Dublin, Irlandia, dan sekarang tinggal di New York. Sahne memiliki pengalaman bekerja dengan merek seperti Adidas, Apple, Givenchy, Kanye West, Nike, dan lainnya.

Terakhir ada Shawna X membuat gambar bertema Roads we travel, menggambarkan orang-orang dalam berbagai pose dengan background oval berwarna-warni di belakang mereka. Karya seni yang ia buat menggunakan berbagai media, termasuk ruang digital, spasial, dan gerak.

Baca juga: MINI STRIP, Hasil Kolaborasi Paul Smith Manfaatkan Material Daur Ulang

Nantinya karya seni ini juga akan dipamerkan di mural di Brooklyn, lingkungan SoHo New York City, dan Portland, Oregon. MINI juga memberikan sumbangan ke Dewan Imigrasi Amerika, merupakan kelompok nirlaba yang percaya bahwa imigran adalah bagian penting dari tatanan nasional Amerika Serikat.

MINi juga mulai memanfaatkan bahan daur ulang untuk pembuatan mobilnya, dan berencana tidak memakai bahan kulit lagi kedepannya. MINI dengan mesin pembakaran terakhir direncanakan pada tahun 2025. Setelah itu, semua produk memiliki mesin elektrik, serta pada awal 2030-an, semua kendaraan akan sepenuhnya listrik.