Alasan New Daihatsu Sirion Di Indonesia Tidak Gunakan Mesin 1.500 Seperti Malaysia

Alasan New Daihatsu Sirion di Indonesia tidak Gunakan Mesin 1.500 Seperti Malaysia Ne Daihatsu Sirion (Foto: Kabaroto)

KabarOto.com - New Daihatsu Sirion, belum lama ini meluncur di Indonesia. Low City Car tersebut, menggunakan mesin 1.300 cc. Sementara itu, Daihatsu di Malaysia, sudah hadirkan Sirion bermesin 1.500, dan cukup laris.

Lalu kenapa Astra Daihatsu Motor (ADM) membawa mesin lebih kecil untuk pasar Tanah Air? Marketing and Customer Relations Division Head PT ADM, Hendrayadi Lastiyoso menjelaskan, segmentasi pasar antara Indonesia dan Malaysia berbeda.

Baca juga: Sejak 2004 Sampai Sekarang, Daihatsu Xenia Terjual Lebih Dari 697 Ribu Unit

New Daihatsu Sirion dilengkapi beragam fitur (Foto: dok ADM)

"Sirion sejak awal main di kelas City Car Low. Umumnyq jenis kendaraan ini pakai mesin 1.3 atau 1.2, makanya kita main di kelas itu," jelas Hendrayadi, di Manado belum lama ini.

Intinya, pihak ADM sebelum menentukan bawa mesin di mobil baik itu 1.3 atau 1.5 menentukan pasar, dan setiap negara segmentasinya berbeda.

Jika mereka membawa Sirion dengan mesin 1.500, secara otomatis menurut Hendrayadi peta persaingan di Indonesia menjadi berbeda.

Baca juga: Terungkap Alasan New Daihatsu Sirion Tidak Menggunakan Fitur ASA

"Indonesia itu low city car main di 1.3, makanya kita juga main di 1.300. Jadi tidak serta merta di luar ada yang 1.500 kita ambil yang 1.500, karena tidak matching dari sisi size, pricing," tambah pria berkacamata ini.

Sebagai informasi, New Daihatsu Sirion untuk pasar Indonesia, didatangkan secara utuh (CBU) dari Malaysia. Pilihan mesin 4 silinder DOHC 1.300 cc berkode 1NR-VE, sama seperti Daihatsu Xenia 1.3.

Sementara Daihatsu Sirion, di Malaysia bernama Perodua Myvi 1.5, menggunakan mesin berkode 2NR-VE DOHC Dual VVTi berkapasitas 1.496 cc, sama seperti mesin Daihatsu Xenia 1.5.