Atlet Tenis Emma Raducanu Resmi Jadi Brand Ambassador Porsche

Atlet Tenis Emma Raducanu Resmi jadi Brand Ambassador Porsche Porsche Indonesia

KabarOto.com - Emma Raducanu menulis sejarah tenis di Amerika Serikat (AS) Terbuka. Kemenangannya di New York pada musim panas 2021 memungkinkannya menjadi petenis kualifikasi pertama yang memenangkan turnamen Grand Slam.

Wanita asal Inggris berusia 19 tahun itu akan menjadi salah satu wajah Porsche di tenis wanita dan mewakili pabrikan mobil sport di seluruh dunia sebagai Brand Ambassador.

Emma Raducanu saat ini berada di peringkat nomor 13 dunia. Setelah sukses di AS Terbuka, ia dinobatkan sebagai Anggota Ordo Kerajaan Inggris oleh negaranya. Dia adalah wanita termuda yang pernah menerima kehormatan. Pada bulan April, ia akan melakukan debutnya di Porsche Tennis Grand Prix di Porsche Arena Stuttgart.

Baca juga: Porsche Taycan 4S Cross Turismo Kolaborasi Sean Wotherspoon

“Porsche adalah salah satu merek yang selalu saya sukai sejak kecil. Salah satu pelatih tenis pertama saya mengendarai 911. Setiap kali saya muncul untuk berlatih di pagi hari, saya akan melihat Porsche-nya, saya kagum dan bermimpi suatu hari duduk di 911 milik saya sendiri,” ujarnya.

“Dia tidak hanya mewujudkan generasi baru pemain yang kuat dan percaya diri, namun sebagai kepribadian, juga merupakan inspirasi dan panutan di luar bidang olahraganya untuk wanita muda di seluruh dunia,” ujar Oliver Blume, Ketua Dewan Eksekutif di Porsche AG.

Baca juga: Porsche Dan Pixar Desain 911 Edisi Spesial

Emma Raducanu adalah wanita Inggris pertama yang memenangkan Grand Slam sejak Virginia Wade pada tahun 1977. Ia lahir di Toronto, Kanada pada 13 November 2002. Pada usia dua tahun, ia kemudian pindah bersama orang tuanya ke Inggris Raya. Ayahnya berasal dari Rumania, ibunya dari Cina. Dia memulai tenis pada usia lima tahun.

Memenuhi syarat untuk bersaing di turnamen U-18 ITF sejak ulang tahunnya yang ke-13, ia segera memenangkan Nike Junior International di Liverpool hanya delapan hari kemudian. Oleh karena itu membuatnya menjadi pemenang turnamen termuda dalam sejarah ITF.

Sebagai peringkat 338 dunia, ia diberi kesempatan untuk berkompetisi di Wimbledon berkat wildcard dan melaju hingga 16 besar. Pencapaian terbesar dalam kariernya yang masih muda dan sangat menjanjikan saat ini adalah ketika ia memenangkan kejuaraan AS Open.