Bagaimana Proses Membangun Mobil Hobi? Ini Penjelasan AHT Garage

Bagaimana Proses Membangun Mobil Hobi? Ini Penjelasan AHT Garage AHT Garage

KabarOto.com – Membangun mobil hobi entah itu mobil klasik, JDM, Eropa, dan lainnya memang butuh kesabaran, dan tentunya modal besar demi mewujudkan impian sang pemilik. Tapi bagaimana sih gambaran proses membangun mobil tersebut?

“Kita anggap sang pemilik ini adalah project leader-nya. Diawal biasanya dia kasih kita konsepnya seperti apa, mesinnya mau pakai apa, dan sebagainya. Dari situ kita bikin estimasi kasar, terlepas mesinnya dia beli sendiri, atau kita beliin. Lalu misalnya ECU standalone-nya mau pakai apa, kita omongin di awal,” jelas Yuda Regisama Anggoro punggawa AHT Garage.

Baca juga: Asyik Nih, Sekarang Di Kawasan BSD Tangerang Selatan Bisa Dyno Test

Memang angka mungkin terlihat besar diawal, tapi menurut Yuda biaya membangun mobil bakal tetap segitu angkanya. “Memang terlihat besar di awal, tapi ujungnya kita bakal habis segitu biayanya. Karena di kita tidak bisa misalnya deposit Rp 100 juta, nanti kalau habis minta lagi Rp 100 juta, nah dari situ mungkin terlihat murah bagi yang membangun, tapi dia tidak mengontrol pengeluarannya,” jelas Yuda.

Nah berbeda cerita kalau kita jabarkan diawal, sehingga ada opsional yang mungkin perlu atau tidak perlu ditambahkan. “Ibarat pesan nasi goreng mau pakai telur atau tidak, nanti kita jelasin yang mana yang wajib dan yang mana yang opsional. Kalau misalnya sang pemilik bilang opsionalnya tidak perlu, maka dari situ kita bisa perkirakan estimasinya. Nah setelah itu dp dari situ, itupun sparepart, jasa mah kalau mobil sudah selasai saja,” paparnya.

Baca juga: Fakir 'Ngegas', AHT Garage Dan Drifter Nasional Geber Bareng Di BSD

Pria ramah ini menambahkan, paling penting itu suku cadang terlebih dahulu, karena apabila tidak ada uang untuk beli komponen, mobil tidak bisa dikerjakan. Setelah dari situ nanti pembayaran pakai termin, tapi jelas.

"Dalam artian, apabila pemilik bayar Rp 100 juta bulan ini, uang itu buat apa saja sudah jelas, begitupun seterusnya. Setelah pekerjaan kelar, baru jasanya dibelakang,” tambah Yuda.

Walau sebenarnya di AHT ini lebih mengurusi soal permesinan, tuning, dan wiring. Namun bangun mobil di sini sudah bisa hampir mencakup semuanya kok termasuk kustom bodi.

“Kompetensi kita ada di mesin, wiring dan tuning. Kalau soal bodi kita punya partner yang kita percaya, karena engga mungkin kan satu bengkel bisa semua, jadi untuk bodi-bodi kita sudah ada pegangan. Tapi sebenarnya in house kita bisa semua, kita tidak bisa cuma cat bodi,” tutup Yuda.