BBM Diesel dan Pajak Mobil Listrik Meroket, Ini Kata Penjual

Kipli
Kipli
Jumat, 01 Mei 2026
BBM Diesel dan Pajak Mobil Listrik Meroket, Ini Kata Penjual

Foto: KabarOto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Memasuki pertengahan April 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi terpantau mengalami kenaikan. Contohnya harga Pertamax turbo yang dibanderol Rp 19.400 per liter, kenaikan harga juga terjadi untuk BBM jenis Dexlite.

Konsumen yang ingin melakukan pembelian Dexlite harus membayar Rp 23.600 per liter, atau naik Rp 9.400 dibandingkan harga sebelumnya, yakni Rp 14.200 per liter.

Pertamina Dex juga mengalami peningkatan harga hingga serupa dengan Dexlite, konsumen yang ingin melakukan pembelian BBM jenis ini harus membayar Rp 23.900 per liter, dari sebelumnya Rp 14.500 per liter.

Baca Juga: 5.000 Unit Mobil Listrik Komersial Perkuat Ekosistem Transportasi

Pemerintah juga sempat mengatur tentang kebijakan kendaraan listrik. Era pajak gratis kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) dikabarkan sempat berakhir. Kesimpulannya, pemilik sepeda motor dan mobil listrik harus mengeluarkan uang pajak kendaraan yang lebih besar dari biasanya.

Tak berselang lama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah untuk tetap membebaskan pajak kendaraan listrik. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang salah satunya mengatur soal pajak kendaraan listrik.

Dari hal tersebut, Kacamata pegiat jual-beli mobil bekas pun angkat bicara.

"Ada salah satu showroom mobil bekas rekanan saya mengaku justru dengan hadirnya mobil listrik baru Tiongkok, konsumen jadi punya pilihan," buka Jeffrey Andika selaku CEO Bursa Mobil Otos.id ketika diwawancarai KabarOto (30/04).

Baca Juga: Mendagri Minta Pajak Kendaraan Listrik Tetap Dibebaskan

"Misalnya hadirnya Denza baru dengan banderol enggak sampai Rp 1 miliar, dibandingkan dengan beli Toyota Alphard atau Vellfire baru yang nyaris berbanderol nyaris Rp 2 miliar. Memang hal tersebut menjadi suatu kompetisi terlebih lagi efisiensi dengan hal pajak dan sumber tenaga penggerak. Soal pajak, masih tentatif menunggu peresmian dari pemerintah," sambungnya.

Sedangkan untuk tipe mobil diesel, Jeffrey menyambung bahwa penjualannya memang masih menggeliat namun dengan banderol yang cenderung menurun.

"Pengaruh dari BBM diesel seperti Pertadex dan Dexlite yang naik harga, animonya masih ada, namun harganya (mobil diesel) anjlok. Karena memang mengikuti pasar," tutupnya

Tags:

#Pajak Mobil Listrik #Mesin Diesel #BBM Solar #Dexlite

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan