Bedah Keunggulan Teknologi Dynaflex Yang Tersedia Di BBM Shell

Bedah Keunggulan Teknologi Dynaflex yang Tersedia di BBM Shell Contoh ruang bakar pada mesin kendaraan (Deni/KO)

KabarOto.com - Seluruh Bahan Bakar Minyak (BBM) Shell yang dipasarkan di Indonesia, telah mengaplikasikan teknologi Dynaflex yang diklaim bisa meningkatkan kebersihan mesin, khususnya ruang bakar. Dampaknya sendiri dikatakan bisa meningkatkan performa dan efisiensi, serta berperan untuk memaksimalkan kinerja mesin kendaraan.

Menurut Shell, mesin kendaraan modern membutuhkan formulasi BBM yang mumpuni, untuk menekan tingkat gesekan di ruang bakar. Terlebih teknologi mesin saat ini terus berevolusi.

Andreas Schaefer, salah satu ilmuwan BBM Shell Global Solution menjelaskan, mesin kendaraan modern banyak mengalami perubahan. Jika di masa lalu, mesin 1.000 cc berukuran besar, seiring perkembangan teknologi, sekaran mesin serupa dibuat lebih kecil atau kompak dan bahkan mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar.

Baca juga: Shell Dipastikan Siap Menghadapi Era Kendaraan Listrik Di Indonesia

Ubahan itu pun bisa berdampak kepada risiko terjadinya gesekan antara piston dan dinding silinder semakin besar. Jika tidak diimbangin dengan BBM yang prima, dapat mengakibatkan kerja mesin semakin berat, dan juga terjadinya endapan berupa kotoran.

"Jika dibiarkan, maka kotoran bisa menyumbat komponen mesin seperti injektor maupun katup. Gesekan juga mengakibatkan hilangnya tenaga mesin sampai 15%. Semprotan BBM dari injektor dan pembakar menjadi tidak maksimal," jelas Andreas saat berbincang dengan KabarOto di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Contoh endapan yang terjadi di ruang bakar mesin
Contoh endapan yang terjadi di ruang bakar mesin

Berangkat dari hal itu, Shell pun berkomitmen untuk menghadirkan BBM dengan kualitas yang lebih baik. Dalam pengembangan sebuah BBM, Shell membutuhkan waktu hingga 10 tahun. Tujuannya sendiri agar dapat mengikuti segala bentuk perubahan mesin modern.

"Kami menyadari betul perkembangan teknologi mesin itu terjadi begitu pesat. Untuk itu, kami memiliki banyak tempat riset untuk pengembangan di sejumlah negara, agar dapat memenuhi kebutuhan BBM di tiap negara," beber Andreas.

Buah manis pengembangan BBM Shell itu tertuang melalui teknologi Dynaflex yang kini telah diaplikasikan kepada seluruh line-up produk Shell seperti Shell Reguler, Shell Super, dan Shell V-Power yang telah dipasarkan di Indonesia.

Shell Dynaflex

Adapun teknologi Dynaflex yang dimiliki Shell diklaim memiliki sejumlah keunggulan khususnya membersihkan dan melindungi komponen sistem bahan bakar dari endapan. Sebagai contoh, Shell V-Power yang memiliki molekul pembersih 3x lebih banyak dibanding BBM lain. Melalui hadirnya Boosted Cleaning Power, Shell V-Power mampu meningkatkan kebersihan mesin hingga 80% dan terjadi sejak pengisian pertama.

Selain itu, Dynaflex memiliki friction-reducing molecule, yang bertugas menghindari gesekan antara ring piston, piston dan dinding silinder ketika berada di kecepatan rendah maupun tinggi. Hal itu dapat memaksimalkan semburan tenaga pada mesin jadi lebih baik.

Baca juga: Shell Mendukung Kebijakan Pemerintah Terkait Bahan Bakar Biodiesel B30

"BBM Shell sebisa mungkin harus bisa menjaga optimalisasi pada mesin, karena tujuan dari pusat pengembangan Shell selalu merujuk kepada formulasi terbaru (menyesuaikan kebutuhan mesin terbaru). Selain membuat ruang bakar lebih bersih, peningkatan pembakaran dan mengurangi gesekan, secanggih apa pun pengembangan Shell juga selalu memperhatikan kesehatan (emisi gas buang) dan peraturan pemerintah setempat," papar Andreas.

Untuk dapat mengaplikasikan inovasi BBM, Shell sendiri turut melibatkan pihak OEM. Proses pengujiannya BBM sendiri tergantung kepada tipe kendaraan yang dominan di pasar setiap negara tujuan.