Begini Cara Menyimpan Helm Yang Benar Saat Tidak Digunakan

Begini Cara Menyimpan Helm yang Benar Saat Tidak Digunakan

KabarOto.com - Pemerintah mulai memberlakukan PPKM darurat di wilayah pulau Jawa dan Bali pada tanggal 3 hingga 20 Juli 2021. Jakarta menjadi salah satu kota yang menjadi konsentrasi, penerapan PPKM darurat ini. Karena, saat ini di Ibukota penularan Covid-19 sangat tinggi.

Bagi Anda yang mungkin bekerja di rumah (WFH), selain merawat sepeda motor, helm yang biasa digunakan untuk berkendara motor juga perlu disimpan dengan benar. Hal ini perlu dilakukan agar nantinya saat digunakan helm tersebut masih nyaman dan aman untuk melindungi kepala.

Baca juga: RSV SV500 Helm Lokal Berkualitas Internasional

Direktur RSV Helmet, Richard Ryan mengatakan, saat menyimpan helm dalam waktu lama, harus dilakukan dengan benar, agar helm tak rusak dan muncul bau yang membuat tidak nyaman saat nanti digunakan.

"Kalau tidak dipakai, letakkan biasa saja sebenarnya tidak apa-apa. Asalkan jangan dekat benda yang menimbulkan aroma tak sedap," terang Richard beberapa waktu lalu.

Namun, dia menyarankan, saat helm diletakkan, usahakan bagian visor atau kaca pelindung harus dibuka agar ada udara yang masuk. "Jadi ada sirkulasi udara di dalam helm," terangnya. Selain itu juga visor dibuka agar helm tidak mudah lembab. "Kalau lembab akan muncul jamur atau bakteri, dan pasti cepat bau," tambahnya lagi.

Lalu bagaimana jika helm sudah terlanjur bau? Richard menyarankan untk mencuci. Pencucian dilakukan pada bagian busa. Setelah itu dikeringkan sampai tidak ada air lagi yang tersisa. Kalau perlu, gunakan parfum khusus untuk hem.

Baca juga: Helm Polantas Dipasangkan Action Camera, Untuk Apa Ya?

Dia menambahkan, jika sudah bau dan tidak dicuci dalam waktu lama, helm tersebut bisa rusak. "Kalau tidak dicuci dalam waktu lama, busa helm bisa rusak," tambahnya lagi.