Bisa Dilakukan Sendiri, Ini Cara Rawat Sunroof Yang Benar

Bisa Dilakukan Sendiri, Ini Cara Rawat Sunroof yang Benar

KabarOto.com - Cuaca panas yang terik yang diselingi hujan deras masih terjadi di sebagian kota di Indonesia. Nah, salah satu piranti yang patut jadi perhatian adalah sunroof.

Sunroof tetap perlu perawatan agar penampilan dan kondisinya terjaga. Langkah ini untuk memperpanjang usia pakai hingga mencegah terjadinya kebocoran. Jadi tetap perlu perawatan.

“Pemilik mobil dapat melakukan perawatan sendiri saat di rumah. Masalah yang timbul biasanya karet menjadi keras, kurang rapat dalam menutup, adanya kebocoran hingga timbul jamur pada kaca,” jelas Samsudin selaku National Technical Advisor Astra Peugeot.

Baca Juga: Ini Bedanya Sunroof, Moonroof, Dan Panoramic

Perlu diperhatikan dalam merawat sunroof Panoramic adalah sebisa mungkin hindari parkir di tempat yang terkena sinar matahari langsung selama terus menerus. Selain itu, juga hindari bekas endapan sisa air hujan atau sisa air setelah mencuci mobil.

Samsudin mengatakan, merawatnya sama seperti cat dan kaca mobil. Jika terlalu lama terkena paparan sinar matahari ditambah tetesan air hujan, embun, hingga kotoran burung, biasanya sunroof dan panoramic sunroof akan tampak kusam dan timbul jamur.

Setelah cuci mobil pastikan bagian atap kaca dilap sampai benar-benar kering. Jika ada sisa-sisa air atau sabun di atap, maka kaca sunroof lambat laun akan berjamur.

Baca Juga: Pasang Kaca Film Di Sunroof? Berikut Sedikit Ulasannya!

Menjaga kualitas karet-karet pelindung (sil) agar tetap awet, Sobat KabarOto harus rajin menyingkirkan debu yang mengendap. Pastikan kondisi karet tak mengeras karena terlalu sering terpapar sinar matahari.

Bentuk perawatannya, pemilik bisa menyemprotkan permukaan karet dengan cairan silikon. “Tidak harus rutin. Tapi paling tidak karet-karet di sekitar area sunroof dicek kualitasnya. Kalau memang terlihat kusam dan agak keras bisa berikan cairan silikon yang dijual dipasaran,” tutupnya.