Bisa Jual Beli, Trade In Jadi Program Baru IIMS Motobike Expo 2020

Bisa Jual Beli, Trade In Jadi Program Baru IIMS Motobike Expo 2020

KabarOto.com - Lesunya perekonomian tak lepas dari lemahnya penjualan berbagai sektor saat ini. Tentu industri otomotif menjadi salah satunya. Sejak mewabahnya virus Corona atau Covid-19 berbagai kegiatan harus ditunda, bahkan dibatalkan demi meminimalisir penyebaran.

Kini Indonesia dalam masa transisi ke fase new normal. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Dyandra Promosindo untuk bangkit. Usai April lalu harus rela membatalkan pameran otomotif tahunan yaitu Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020, IIMS Motobike Expo 2020 akan digelar Oktober mendatang.

Baca Juga: IIMS Motobike Expo 2020 Akan Digelar Oktober

Hadir bersama event lainnya seperti Create by Ifex, Property Weekend Fiesta, dan Synchronize Fest, IIMS Motobike Expo 2020 akan tampil dengan berbagai segmen baru.

Berkaitan dengan pemulihan atau membangkitkan perekonomian Indonesia, kini ada program Trade in yang ditawarkan. Melalui program ini Sobat KabarOto yang datang berkunjung bisa menjual motor lamanya dan membeli motor baru saat itu juga.

"Kalau selama ini hanya menawarkan motor baru, disini kita membuka segmen trade in. Dengan duit yang ada kita bisa melakukan pembelian kendaraan yang baru," papar Hendra Noor Sales Presiden Direktur Dyandra Promosindo.

Perihal mekanismenya, Ko Hen, sapaan akrabnya menjelaskan akan ada tim appraisal. Apabila deal, diharapkan dari transaksi itu para bikers bisa memilih kendaraan baru yang tersedia di Motobike.

Baca Juga: Dyandra Gabungkan 3 Event Lain Bersama IIMS Motobike Expo 2020

Bukan hal baru, sebenarnya metode ini sudah diterapkan di IIMS 2019 lalu dan dirasa cukup berhasil. Hal ini juga mendapat dukungan dari Agen Pemegang Merek (APM) karena sifatnya mendukung penjualan.

Berkaitan dengan mekanisme selanjutnya, Dyandra Promosindo selaku penyelenggara akan memberikan informasi lebih lanjut kedepannya. Mereka juga berharap bahwa program ini bisa didukung melalui kerja sama oleh pihak ketiga.

Baca Juga: IIMS Masuk Fase New Normal, Ini Strategi Dan Konsep Dyandra Promosindo

"Kita harapkan ada kerja sama dengan e-commerce atau perbankan atau lembaga pembiayaan, sehingga program trade in bisa berjalan menguntungkan untuk customer," tambahnya.

Berbicara soal nilai transaksi yang diharapkan oleh pihak penyelenggara, dengan situasi saat ini pencapaian 50 persen dari tahun sebelumnya dirasa sudah cukup.

"Dengan penjualan Rp 6 juta tahun lalu, (tahun ini) mencapai setengahnya sudah cukup saya rasa. Sehingga perlu terobosan," tutupnya.